Paving block di trotoar Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara, mengalami kerusakan parah karena dibongkar oleh pelaku pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU).
Kerusakan paving block ternyata sudah terjadi sejak Selasa (20/1) pagi. Hal itu disampaikan salah satu petugas Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Koja, Abdullah (43).
"Kalau kejadiannya sih saya enggak tahu, cuman saya mengetahui conblock terbuka itu pada tanggal 20," ucap Abdullah saat ditemui kumparan di lokasi.
"Kondisinya conblock udah terbuka semua,", tambahnya.
Mengetahui kondisi tersebut, petugas PPSU Koja langsung membenahinya. Namun keesokan harinya pada Rabu (21/1), paving block di trotoar tersebut kembali rusak.
"Dari teman-teman udah dirapikan separuh, besoknya malah udah dibongkar (lagi) semua. Udah rapi (padahal), besoknya saya temuin, cek lagi, malah lebih parah, dibongkar semua," tutur Abdullah.
Atas kondisi yang berulang dengan kerusakan yang lebih parah, Abdullah langsung menghubungi pimpinannya. PPSU Koja kemudian berkoordinasi dengan Suku Dinas Bina Marga untuk membenahi kerusakan paving block.
Lalu setelah beberapa hari, Abdullah bersama petugas PPSU Koja yang lain ditugaskan untuk memeriksa kembali paving block pada Senin (26/1). Menurutnya, paving block telah dibenahi dengan rapi oleh Bina Marga. Lalu PPSU Koja mengerjakan sisanya yang masih belum terakomodir.
"Ke sini lagi ya tadi. Udah aman, udah dirapikan sama Bina Marga. Tadi pagi. Karena pimpinan kita perintah suruh cek. Jadi kita cek, ternyata udah rapi," ucap Abdullah.
Ketika ditanyai mengenai pelaku yang melakukan pencurian, Abdullah mengaku tak tahu. Namun ia sempat melihat polisi melakukan pemantauan di lokasi pagi ini.
"Untuk saat ini kita kurang tahu dah, Pak. Makanya tadi ada dari pihak kepolisian lagi cari tahu. Barusan ngecek tiga orang," ungkap Abdullah.
"Bawa-bawa potongan apa, itu kabel apa. Selongsong-selongsong seperti itu tuh. Dibawa sama dia tadi buat bukti (kali) ya," tambahnya.
Abdullah juga menyatakan bahwa dalam beberapa terakhir akibat peristiwa kerusakan ini, Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi tidak berfungsi.
"Beberapa malem ini gak nyala, Pak. Nggak tahun kalau nanti, saya belum lewat sini lagi malem-malem," pungkasnya.
Polisi sendiri masih menyelidiki dugaan pencurian kabel PJU tersebut. Informasi perusakan fasilitas publik itu telah diterima polisi, dan sedang ditindaklanjuti.
“Ya, sementara kita sudah menerima info tersebut dan masih melakukan penyelidikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Fernando, saat dikonfirmasi, Minggu (25/1).
Ia menambahkan, proses penyelidikan dilakukan bersama Polres Jakarta Utara guna mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.
“Polsek dengan Polres masih mencari keterangan terkait peristiwa dugaan pencurian kabel tiang penerangan,” katanya.




