Menteri Agama Nasaruddin Umar bercerita permintaan warga agar sarana pernikahan di daerah terdampak bencana Sumatera segera diperbaiki. Dia mengatakan ada warga yang ingin melaksanakan pernikahan saat situasi bencana.
"Mereka juga minta mimbar-mimbar masjid ya, karpet, dan rumah-rumah imam. Karena mereka itu yang akan mendampingi mereka. Sarana-sarana perkawinan juga, karena banyak, masih ada juga yang ingin melaksanakan perkawinan dalam situasi seperti sekarang ini," ujar Nasaruddin dalam rapat satgas bencana di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
Dia menyebutkan permintaan itu akan dipenuhi oleh Kemenag. Menurut dia, semua perangkat sedang disiapkan dan segera dikirim.
"Dan semua perangkatnya kita siapkan juga semuanya," ucapnya.
Nasaruddin juga mengatakan korban bencana berharap jaringan internet segera pulih. Dia mengatakan warga ingin mendengar dan mengikuti ceramah secara daring.
"Mereka juga ingin Zoom, mengikuti ceramah-ceramah di tempat yang lain karena dia tidak bisa mengakses di lapangan, jadi minta jaringan Zoom ceramah agama. Bukan hanya agama Islam, tapi agama lain kita perlakukan sama," ujarnya.
Dia mengatakan Kemenag telah mengirim kiai serta pendeta ke pengungsian. Dia mengatakan hal itu dilakukan karena warga ingin mendengarkan ceramah agama.
"Kita kirim pastur dan pendeta, kiai-kiai yang dari, yang diminta oleh mereka untuk bergilir datang ke tempat," jelasnya.
(tsy/haf)




