Jakarta: Kegiatan menabung menjadi salah satu hal yang lumrah dilakukan setiap orang untuk menyimpannya sebagai uang cadangan bila terjadi pengeluaran yang tidak terduga. Salah satu metode yang biasa dilakukan kebanyakan orang yakni menabung di bank.
Meskipun menjadi primadona dalam mempermudah pengelolaan keuangan, namun ternyata Anda perlu mengetahui terdapat hal yang bahkan membuat kerugian bila tidak memahaminya secara teliti.
Simak keuntungan dan kekurangan serta tips menabung di bank, melansir Cermati.
Keuntungan menabung di bank Meskipun menjadi primadona dalam mempermudah pengelolaan keuangan, namun ternyata Anda perlu mengetahui terdapat hal yang bahkan membuat kerugian bila tidak memahaminya secara teliti.
Simak keuntungan dan kekurangan serta tips menabung di bank, melansir Cermati.
Hal pertama yang tentu dengan Anda menabung di bank yakni membuat keuangan mendapat perlindungan yang terjamin dan berlapis. Selain dilindungi dengan sistem berbasis digital, selain itu Anda tidak perlu khawatir lantaran bank sudah memiliki dasar hukum yang kuat jadi merendahkan risiko kehilangan akibat pencurian atau lainnya.
2. Memudahkan transaksi Dengan adanya fitur mobile banking dan jaringan ATM yang luas, Anda memiliki kendali penuh keuangan selama 24 jam. Kebutuhan mendesak di tengah malam bukan lagi masalah karena dana bisa ditarik atau ditransfer kapan saja secara instan.
3. Sebagai asisten manajemen keuangan Setiap Anda melakukan transaksi pastinya terdapat pembukuan atau riwayat transaksi yang dilakukan secara sistematis berbasis digital. Hal tersebut tentu jadi mempermudah Anda untuk melakukan pembukuan keuangan jika dibutuhkan untuk melaporkan sesuatu.
4. Peluang mendapatkan hadiah menarik Selain bunga (atau bagi hasil di bank syariah), Anda juga berkemungkinan mengikuti program undian berhadiah dan promo menarik. Bagi yang ingin berinvestasi dengan risiko rendah, menabung di bank adalah langkah awal yang paling stabil.
Baca juga: Tips Perencanaan Keuangan di Awal Tahun: Langkah Penting Menata Finansial
Kekurangan menabung di bank Baca juga: Tips Perencanaan Keuangan di Awal Tahun: Langkah Penting Menata Finansial
Setiap layanan perbankan pastinya memiliki biaya admin yang harus Anda tanggung setiap bulannya. Dalam hal ini jika Anda hanya fokus menabung namun tidak memiliki aset tambahan tidak menutup kemungkinan keuangan Anda akan tergerus berkurang karena harus membayar admin.
2. Suku bunga rendah Hampir setiap bank memiliki suku bunga tabungan yang rendah. Hal tersebut mungkin sedikit menguntungkan bagi Anda saat ini, namun hal tersebut akan menurunkan nilai nominal Anda karena kalah melawan inflasi di masa depan.
3. Adanya batasan limit Kebebasan bertransaksi tentunya tetap ada batasan limit bagi Anda yang ingin bertransaksi di bank, seperti penarikan maksimal tunai atau syarat saldo yang boleh mengendap di rekening tentu menjadi hambatan.
4. Risiko mudah terpakai Sering kali dengan kemudahaan yang Anda dapatkan dalam bertransaksi tentu membuat kita merasa dengan mudah mengeluarkan uang tanpa memikirkan segala risiko yang ada. Hal tersebut akan tampak berbahaya dan mengurangi target Anda dalam menabung di bank.
(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
Strategi mengoptimalkan simpanan di bank (Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
Agar tabungan Anda tidak lewat begitu saja, ada beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan menabung di bank. Trik berikut bisa Anda lakukan sendiri dengan cara ini:
Setiap bank memiliki kebijakan biaya operasional yang berbeda. Untuk menghindari saldo tergerus secara perlahan, carilah produk perbankan atau bank digital yang menawarkan bebas biaya administrasi bulanan. Hal ini memastikan uang yang Anda simpan tetap utuh tanpa potongan tersembunyi.
2. Beralih ke tabungan berjangka dengan bunga tinggi Jika Anda memiliki target keuangan tertentu, tabungan berjangka adalah solusinya. Dengan komitmen menyimpan uang dalam periode tertentu, bank biasanya memberikan imbal hasil atau suku bunga yang jauh lebih kompetitif dibandingkan rekening tabungan biasa.
3. Pemilahan arah tabungan Maksudnya disini, jangan jadikan menabung itu hanya dilakukan di satu rekening bank saja, dengan demikian Anda bisa melakukannya dengan memilahnya sebagian untuk investasi atau menanamkan saham.
4. Aktivasi fitur Auto-Debet (Otomatisasi) Manfaatkan fitur transfer otomatis atau auto-debit pada aplikasi mobile banking. Dengan cara ini, saldo akan terpotong otomatis di awal bulan untuk mengisi tabungan, sehingga rencana masa depan Anda tidak terganggu oleh keinginan belanja yang tidak perlu.
5. Ambil promo cashback yang ditawarkan dan bunga harian Era perbankan digital saat ini sering kali menawarkan insentif berupa cashback transaksi atau perhitungan bunga harian. Memanfaatkan promo-promo ini dapat memberikan tambahan saldo kecil namun rutin, yang jika dikumpulkan akan membuat tabungan tumbuh lebih optimal. (Shandayu Ardyan Nitona Putrahia Zebua)


