JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa akan menambah gerbong kereta listrik yang ada.
Menurutnya, penambahan gerbong kereta listrik sebagai upaya untuk mengurangi polisi udara karbonisasi.
BACA JUGA:Iceman Memanas: Abraham Hutapea Buktikan Konsistensi dengan Dua Podium di Sentul
BACA JUGA:Inul Daratista Pingsan dan Dirawat Intensif di RS, Leukosit hingga Parasit Tinggi
"Tadi kami membahas juga Commuter Line, kereta-kereta listrik yang saat ini sangat dinantikan, digunakan secara masif oleh masyarakat di wilayah Jabodetabek misalnya, ini harus semakin dikembangkan," katanya kepada wartawan di Kantor Kemenko IPK, Jakarta, Senin 26 Januari 2026.
Selain itu, AHY mengaku sudah bicara dengan Kementerian Perhubungan dan KAI. Terkait bagaimana penambahan jumlah gerbong kereta listrik dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya.
Selain kereta listri. Lanjut Dia, kereta barang antar provinsi juga turut dibicarakan guna mengurangi emisi karbon.
BACA JUGA:Jambret Ku Kejar, Tersangka Ku Dapat: Kejari Sleman Kabulkan Permohonan RJ Hogi Minaya!
BACA JUGA:Update Longsor Bandung Barat: 17 Meninggal Dunia, 11 Jenazah Teridentifikasi
"Kita bicara kereta itu luas sebetulnya dan kebutuhannya bukan hanya untuk penumpang tapi juga untuk kereta barang, kereta logistik. Ini juga yang akan sangat mengurangi emisi karbon dan semakin mengurangi beban jalan raya," jelasnya.
Dalam hal ini, AHY menyebutkan bahwa jalur Jawa merupakam target utama penambahan gerbong kereta. Baik kereta tranportasi atau kereta barang.
BACA JUGA:Menko AHY dan Menteri PU Tinjau Ketahanan Rumah Hunian dan Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Sekaligus Cek RSUD Aceh Tamiang
Tidak hanya itu, rel kereta yang sudah lama tidak aktif akan difungsikan kembali.
"Nah, Jawa tentu sebagai pulau yang paling padat ini harus semakin dibangun sistem atau rute kereta yang menjangkau semua. Kita akan lakukan reaktivasi rel-rel yang selama ini tidak lagi aktif," tegasnya.




