EtIndonesia. Di ibu kota Brasil, Brasília, selama badai petir hebat, petir menyambar di dekat orang-orang yang menunggu dimulainya aksi protes untuk mendukung mantan Presiden Jair Bolsonaro yang dipenjara. Setidaknya 72 orang terluka, menurut Daily Star.
Sumber melaporkan bahwa petir menyambar area tempat pendukung Bolsonaro berkumpul selama badai hujan, sementara ribuan orang berdiri di alun-alun. Tim penyelamat membawa puluhan korban luka ke rumah sakit, dengan setidaknya delapan orang dalam kondisi serius.
Ahli meteorologi mengatakan Brasil adalah salah satu negara dengan frekuensi sambaran petir tertinggi di dunia, terutama selama badai petir musiman. Daily Star mencatat bahwa ini meningkatkan risiko cedera publik selama peristiwa cuaca ekstrem.
Insiden tersebut terjadi selama periode badai petir yang sering dan intens di wilayah tersebut, disertai hujan lebat dan petir. Layanan keamanan Brasil telah mengingatkan masyarakat tentang pentingnya mengikuti aturan keselamatan selama badai untuk menghindari cedera akibat fenomena alam.
Pada September tahun lalu, Mahkamah Agung Brasil menjatuhkan hukuman 27 tahun penjara kepada mantan Presiden Jair Bolsonaro karena mencoba membatalkan hasil pemilihan presiden 2022 dan percobaan pembunuhan terhadap presiden terpilih, Luiz Inácio Lula da Silva.
Bolsonaro yang berusia 70 tahun, bersama dengan terdakwa lainnya, menolak semua tuduhan dan menyebut persidangan itu sebagai penganiayaan yang bermotivasi politik.
Seminggu setelah putusan, dilaporkan bahwa Bolsonaro didiagnosis menderita kanker kulit stadium awal. Para profesional medis mencatat bahwa mantan presiden tersebut membutuhkan pemantauan kesehatan berkelanjutan.
Bulan ini, Bolsonaro untuk sementara meninggalkan sel penjara untuk pemeriksaan medis dan operasi hernia di sebuah rumah sakit di ibu kota, setelah itu ia dikembalikan di bawah pengawasan ke fasilitas polisi federal di Brasília. (yn)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484204/original/013867700_1769416132-photo-collage.png__6_.png)

