Tips Membeli Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Agar Tak Kehabisan

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode mudik Lebaran 2026 sudah dapat dibeli sejak Minggu, 25 Januari 2026. 

Mengutip laman resmi media sosial X PT Kereta Api Indonesia (Persero) @KAI121, tercantum bahwa pemesanan tiket tersebut berlaku untuk keberangkatan 11 Maret 2026 atau H-10 Lebaran. 

“Pemesanan tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2026 akan dimulai pada 25 Januari 2026, untuk keberangkatan H-10 sebelum Lebaran,” tulis KAI, dikutip pada Kamis (22/1/2026). 

Pembelian tiket kereta api Lebaran 2026 dapat melalui aplikasi Access by KAI, website booking.kai.id, call center 121, online travel agent (OTA), atau mitra resmi penjualan lainnya yang bekerja sama dengan KAI. 

KAI mengimbau agar masyarakat mengecek jadwal pemesanan agar tidak salah memilih tanggal keberangkatan. 

Tips Membeli Tiket Kereta Api Lebaran 2026 1. Perhatikan Jadwal Pembukaan Penjualan Tiket

KAI menerapkan sistem penjualan tiket H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Artinya, tiket untuk arus mudik Lebaran dibuka secara bertahap setiap hari mulai pukul 00.00 WIB.

Baca Juga

  • Tiket Kereta Lebaran 2026 Dijual Mulai Hari Ini, Cek Jadwal & Cara Belinya
  • Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, Cek Jadwalnya
  • Cara Refund Tiket Kereta Api 100% via Access by KAI dan Loket Stasiun

KAI mengimbau masyarakat mencermati tanggal pembukaan penjualan sesuai rencana perjalanan agar tidak tertinggal, terutama untuk rute favorit seperti Jakarta–Surabaya, Jakarta–Yogyakarta, dan Jakarta–Solo.

2. Gunakan Kanal Resmi Penjualan Tiket

Untuk menghindari penipuan dan memastikan keabsahan tiket, KAI menegaskan agar pembelian hanya dilakukan melalui kanal resmi, antara lain:

3. Siapkan Data Penumpang Sejak Dini

Salah satu kendala saat pembelian tiket adalah keterlambatan pengisian data penumpang. KAI menyarankan calon penumpang:

4. Pastikan Koneksi Internet Stabil Saat War Tiket

Antusiasme masyarakat saat pembukaan penjualan tiket biasanya menyebabkan lonjakan trafik. Untuk itu, calon penumpang disarankan:

5. Manfaatkan Alternatif Jika Tiket Habis

Jika tiket pada tanggal atau kereta yang diinginkan sudah habis, penumpang dapat mempertimbangkan:

6. Hindari Calo dan Tiket Tidak Resmi

KAI menegaskan bahwa tiket yang dibeli dari calo atau pihak tidak resmi berpotensi tidak sesuai dengan data penumpang, sehingga tidak dapat digunakan saat boarding. Selain merugikan secara finansial, praktik ini juga melanggar ketentuan yang berlaku.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Dorong MUI Keluarkan Fatwa Haram untuk Naik Haji Pakai Uang Korupsi
• 4 menit laluidxchannel.com
thumb
Video: Kembali Dari Davos, Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tok! DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman 2026-2031, Ini Daftarnya
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Kala WNI Scammer di Kamboja Minta Perlindungan Negara untuk Pulang
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Perkuat Bapas, Menteri Imipas Lobi Kemenkeu Untuk Tambah Anggaran
• 1 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.