Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, dijadwalkan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akan digelar di Makassar pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026.
"Insya Allah, Pak Jokowi, mantan presiden ketujuh akan hadir dan memberikan ceramah umum pada 31 Januari 2026 sesuai jadwal yang sudah disetujui pengurus pusat," kata Ketua Harian PSI Sulawesi Selatan, Rahman Syah, Senin (26/1/2026).
Advertisement
Dia menjelaskan, Rakernas PSI 2026 ini juga bakal dihadiri jajaran pimpinan pusat partai. Mulai dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni dan Bendahara Umum Fenty Noverita Indrawaty.
"Rakernas ini menjadi forum konsolidasi nasional sekaligus perumusan strategi partai menjelang Pemilu 2029," jelas Rahman.
Menurut dia, seluruh rangkaian kegiatan formal Rakernas PSI 2026 akan dipusatkan di Hotel Claro Makassar. Selain agenda utama Rakernas, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan tambahan yang melibatkan kader partai dan peserta Rakernas.
"Ada beberapa rangkaian acara. Selain doa zikir di tanggal 28 malam, kemudian jalan santai di tanggal 1 Februari," beber Rahman.
Kegiatan jalan santai tersebut dijadwalkan berlangsung di Anjungan Pantai Losari. Rakernas PSI 2026 diperkirakan akan dihadiri sedikitnya 2.000 peserta yang terdiri atas kader PSI dari seluruh Indonesia serta peserta penggembira.
Pemilihan Makassar sebagai lokasi Rakernas disebut mempertimbangkan kemudahan akses transportasi dan posisi geografis yang strategis.
"Kami pilih Makassar karena akses transportasinya mudah dan lokasinya strategis. Semoga semua peserta bisa lebih nyaman dalam mengikuti rangkaian acara," ucap Rahman Syah.
Terpisah, Sekretaris DPW PSI Sulawesi Selatan, Indira Mulyasari, mengatakan Rakernas PSI 2026 akan menjadi forum pembahasan berbagai isu strategis partai.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat ranting, mengingat sebagian besar pengurus PSI saat ini masih tergolong baru.
Menurut Indira, Rakernas PSI 2026 juga akan dimanfaatkan untuk mematangkan langkah dan strategi partai dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
"Isu strategisnya tetap penguatan struktur sampai ke tingkat ranting. Kemudian, strategis pemenangan di 2029 karena kami pengurus-pengurus di PSI, sebagian besar itu memang baru. Jadi memang harus selalu ditekankan itu penguatan struktur," katanya.


