Perkuat Poros Akademik Global, Universitas Indonesia Timur Gandeng Tiga Kampus Raksasa Turki di Kemenko PMK

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

​FAJAR, JAKARTA – Gerbang kolaborasi pendidikan tinggi antara Indonesia dan Türkiye kini memasuki babak baru yang ambisius. Bertempat di Ruang Heritage,

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Universitas Indonesia Timur (UIT) secara resmi menjalin aliansi strategis dengan tiga universitas terkemuka asal Turki melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Senin (26/1).

​Langkah besar ini merupakan bagian dari gelaran “U2U Meeting (University-to-University Meeting)” yang difasilitasi oleh Fadutolia Education. Acara ini menjadi momentum krusial dalam mempererat jejaring akademik lintas negara, didukung penuh oleh Turkish Maarif Foundation, Kementerian Perdagangan Republik Turki, serta Kedutaan Besar Republik Turki untuk Indonesia.

Ekspansi Internasional UIT di Jantung Ibu Kota

Universitas Indonesia Timur, yang diwakili oleh Dr. Ir. Affandy Agusman Aris, ST, MT, MM, MH (Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Inovasi), menegaskan komitmen kampus untuk bertransformasi menjadi institusi berdaya saing global.

Dalam pertemuan tersebut, UIT sukses menyepakati kerja sama dengan tiga institusi besar sekaligus.

Kafkas University: Ditandatangani bersama Wakil Rektor, Prof. Dr. Zengin Kikic.

Kütahya Dumlupınar University: Ditandatangani bersama Rektor, Prof. Dr. Süleyman Kızıltoprak.

Alanya Alaaddin Keykubat University: Ditandatangani bersama Rektor, Prof. Dr. Kenan Ahmet.

“Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni di atas kertas. Ini adalah langkah konkret UIT dalam merespons tantangan globalisasi pendidikan. Dengan menggandeng mitra dari Türkiye, kami membuka pintu lebar bagi pertukaran mahasiswa, riset bersama, hingga pengembangan inovasi yang relevan bagi kedua negara,” ujar Dr. Affandy di sela-sela acara.

Sinergi Multilateral yang Strategis
​Kegiatan yang menggemparkan dunia pendidikan tinggi ini turut disokong oleh Indonesian Scholarship Centre (ISC) dan Asosiasi Jaringan Beasiswa. Kehadiran tokoh-tokoh kunci dari berbagai universitas di Turki yang diwakili oleh para Rektor dan pejabat International Office menunjukkan betapa pentingnya posisi Indonesia dalam peta akademik Turki.

Fadutolia Education, sebagai fasilitator utama, menyatakan bahwa Turkish Universities Fair 2026 dan pertemuan U2U ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan progresif antara kedua negara.

Menuju World Class University

Bagi Universitas Indonesia Timur, momentum di Kemenko PMK ini menjadi bukti nyata akselerasi visi universitas. Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, akreditasi internasional, dan eksposur global bagi civitas akademika UIT.

Dengan penandatanganan MoU ini, UIT semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu garda terdepan dalam diplomasi pendidikan Indonesia di kancah internasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI, Komisi XI DPR : Bisa Diterima Semua Parpol
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Menjaga Masa Depan dari Balik Pintu Sekolah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Viral karena Rusak, JPO Sahabat Daan Mogot Akhirnya Diperbaiki
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Wacana Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Sama Saja Melemahkan Institusi Polri
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Hari Bhakti Imigrasi 2026, 2 Aspek Ini Penting Sebagai Arah Keimigrasian Indonesia
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.