Jakarta, IDN Times - Penemuan mayat seorang perempuan tanpa kepala dan tanpa kedua kaki di dalam kontainer sampah di Distrik Sisli, Istanbul, memicu kemarahan publik dan gelombang protes dari kelompok perempuan di seluruh Turki. Jasad tersebut ditemukan pada Sabtu malam (24/1/2025), oleh seorang pemulung, terbungkus seprai di antara tumpukan sampah.
Kasus ini segera memicu kecemasan baru di tengah meningkatnya angka femisida, pembunuhan terhadap perempuan karena gender, yang selama beberapa tahun terakhir menjadi isu serius di Turki. Polisi masih menyelidiki identitas korban serta kemungkinan adanya unsur kekerasan domestik dalam kasus tersebut.




