Guru Besar Unpad: Persaingan usaha sehat pacu efisiensi dan inovasi

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjajaran (Unpad) Maman Setiawan menilai iklim persaingan usaha yang sehat akan menciptakan daya saing yang unggul melalui peningkatan efisiensi, produktivitas dan inovasi.

“Persaingan usaha seyogyanya adalah driver, salah satu fondasi utama untuk meningkatkan daya saing unggul, ekonomi, industri, melalui peningkatan efisiensi, produktivitas dan inovasi,” kata Maman di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, Maman mengatakan upaya untuk mendorong daya saing yang unggul memerlukan upaya kolektif terutama peran pemerintah sebagai pembuat kebijakan yang suportif.

Salah satunya adalah memiliki tolok ukur yang jelas dan berbasis data seperti penilaian Indeks Persaingan Usaha (IPU) yang dilakukan Indonesia setiap tahunnya.

“Tentunya pada saat kita ingin mendorong daya saing yang unggul melalui persaingan usaha, kita perlu instrumen, alat analisis, salah satunya melalui ukuran persaingan usaha,” ujar Maman.

Adapun Indonesia mencatatkan skor Indeks Persaingan Usaha (IPU) pada tahun 2025 di angka 5,01 atau naik tipis 0,06 dari tahun 2024 yakni 4,95.

Meskipun secara umum skor IPU di tahun 2025 mencatatkan tren yang cukup positif, Maman menilai masih diperlukan strategi komprehensif agar persaingan usaha di Indonesia tumbuh dengan sehat dan mampu berperan terhadap target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029.

“Ada alarm regulasi, di mana regulasi (hadir) sebagai komponen penting untuk mendorong persaingan usaha yang sehat. Perlu akselerasi skor IPU ke 6,33 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ujar dia.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Eugenia Mardanugraha mengatakan skor IPU tahun 2025 menjadi sebuah refleksi dan instrumen penyusun kebijakan untuk menghadapi dinamika pada tahun 2026.

“Ini menjadi indikator bagi Indonesia untuk melihat bagaimana kondisi persaingan usaha di Indonesia,” kata Eugenia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sari Yulianti Jadi Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Tak Kebagian HyperOS 3.1 Berbasis Android 16
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jaksa Tanya Eks PPK Kemdikbud Beda Harga Laptop di E-Katalog dan Market Place
• 58 menit laludetik.com
thumb
912 warga Hutanabolon Tapteng jalani hidup di tenda pengungsian
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Polemik Adies Kadir Jadi Hakim MK, DPR: Dia Enggak Menyakiti Siapapun
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.