Ekspor Mobil Toyota ke Venezuela Dipastikan Masih Berlanjut

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto memastikan hingga kini aktivitas ekspor ke negara tujuan Venezuela tetap berjalan normal yang saat ini dikuasai oleh pemerintah interim.

"So far kita tidak ada perubahan karena juga pemerintah yang sementara dibentuk itu kan masih dilanjutkan. Sehingga sampai saat ini kita tidak ada pengaruh," buka Nandi ditemui awak media di Jakarta, Senin (26/1/2026) malam.

Nandi berharap di tengah situasi politik negara Amerika Selatan yang masih labil itu tidak merambah kepada aktivitas perdagangan dengan negara lain seperti Indonesia. Ia justru menyoroti hal lain yang perlu diwaspadai.

"Mudah-mudahan sih tidak ada pengaruh, ya. Justru yang lebih dikhawatirkan itu soal tarif karena akan mempengaruhi keseimbangan. Nah itu yang kita masih wait and see," terangnya.

Potensi hambatan akibat krisis geopolitik yang menimpa Venezuela membuat negara-negara lain melakukan keputusan defensif yakni menetapkan tarif untuk produk atau komoditi tertentu yang berimbas ke negara lain termasuk Indonesia.

"Jadi isu sebenarnya nanti tarif-tarif itu, semua negara akan punya tarif yang mana itu bukan hanya kita yang kena. Misalnya China bisa saja terdampak kalau tidak punya trade agreement, makanya kita upayakan itu beberapa tahun lalu," kata pada kesempatan terpisah.

Dirinya memberi contoh bahwa Indonesia telah memiliki perjanjian dagang dengan Peru. Kemudian untuk Venezuela, pemerintah disebut telah melakukan koordinasi lintas kementerian agar trade agreement segera tercapai.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hanya Toyota yang mengirimkan dua model mereka ke Venezuela yakni Yaris Cross dan Wigo atau Agya untuk versi yang dijual di dalam negeri.

Laporan distribusi sepanjang tahun 2025 kemarin, dari Januari hingga November jenama Jepang itu mampu menyalurkan 1.008 unit Yaris Cross tipe G alias versi non-hibrida. Kemudian Wigo yang jumlahnya telah mencapai 5.971 unit.

Venezuela tengah menjadi perbincangan hangat setelah Presiden Nicolas Maduro ditahan oleh pemerintah Amerika Serikat terkait dugaan pelanggaran HAM dan hubungan kartel narkoba. Toyota Motor Corporation sampai mengimbau karyawannya bekerja dari rumah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pasar Industri Game di Indonesia Tembus Rp42 Triliun, Dikuasai Pengembang Asing
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Aki-aki Gede Wadul, Momen Pelatih Persib Bojan Hodak Pura-pura Tak Tahu Perekrutan Dion Markx
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Klasemen Liga Inggris Pekan ke-23: Papan Tengah Padat, Perebutan Zona Eropa Semakin Ketat!
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Duka di Pos DVI Longsor Cisarua, Menunggu Kabar Korban yang Belum Ditemukan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Video: Banjir Hadiah, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas II 2025
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.