GenPI.co - Mensesneg Prasetyo Hadi merespons soal isu tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, masuk wilayah Malaysia.
Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah sedang mencari solusi mengenai permasalahan tiga desa tersebut.
“Kami cari jalan keluar. Kami nanti, cek ke lapangan,” kata politikus Partai Gerindra tersebut, dikutip dari Antara, Selasa (27/1).
Dia mengaku akan mendiskusikan permasalahan tersebut dengan pihak-pihak terkait, untuk mencari jalan keluar terbaik.
Sebelumnya, Badan Nasional Pengelola Perbatasan rapat kerja dengan Komisi II DPR menyampaikan ada tiga desa di Kabupaten Nunukan, yang masuk wilayah Malaysia.
Tiga desa tersebut, yakni Desa Kabungalor, Desa Lipaga, Desa Tetagas. Namun, ada juga wilayah Malaysia yang menjadi bagain dari Indonesia.
Luas wilayah Malaysia yang masuk Indonesia, ada sekitar 5.027 hektare untuk pengembangan zona perdagangan bebas.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara Ferdy Manurun Tanduklangi membantah isu tiga desa masuk Malaysia itu.
Dia mengatakan rapat Panitia Kerja Perbatasan DPR pada 22 Januari 2026, tidak membahas sengketa batas negara RI-Malaysia.
“Pembahasan fokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat perbatasan,” ucapnya. (ant)
Jangan lewatkan video populer ini:




