Jajang Hermawan Jadi Kepala BI Kaltim, Fokus 4 Tugas Utama

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur resmi dipimpin sosok baru. Jajang Hermawan, mantan Kepala Perwakilan BI Cirebon, kini memegang kendali menggantikan Budi Widihartanto yang telah mengabdi sejak Agustus 2023.

Perubahan tongkat estafet kepemimpinan ini merupakan bagian dari rotasi strategis yang dijalankan Bank Indonesia 2 kali setahun guna memastikan kesinambungan organisasi.

"Saya berkomitmen tidak sekadar meneruskan, melainkan meningkatkan program kerja yang telah dirintis pendahulu," kata Jajang Hermawan dalam acara serah terima jabatan, Senin (27/1/2026). 

Pria yang sebelumnya juga pernah menjabat Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten ini menegaskan fokus pada 4 tugas utama, yakni pengendalian inflasi, pengembangan sistem pembayaran, pembinaan UMKM, serta penguatan literasi dan edukasi keuangan.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta optimistis ekonomi domestik tetap kokoh. 

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III 2025 tercatat 5,04% year-on-year, dan tahun 2026 diproyeksikan berada di kisaran 4,9% hingga 5,7%," paparnya. 

Baca Juga

  • Bulog Kaltim-Kaltara Bakal Serap 23.123 Ton Gabah Petani
  • Sektor Batu Barat Anyep, Ekonomi Kaltim Melambat jadi 4,26% di Kuartal III/2025
  • Perkuat Legalitas Armada, Aptrindo Kaltim Cegah Truk Ilegal Luar Daerah Beroperasi

Inflasi pun terjaga stabil pada angka 2,5% ± 1%, berkat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Filianingsih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Budi Widihartanto yang kini bertugas di Jakarta sebagai pimpinan Departemen Regional mengawasi 46 kantor perwakilan di seluruh Indonesia. 

Sebagai langkah awal, dia menyebutkan prioritas BI Kaltim adalah strategic advisor bagi pemerintah daerah. 

Pertama, pengendalian harga melalui inovasi program seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Capaian Kaltim sebagai TPID terbaik nomor satu di wilayah Kalimantan pada 2025 menjadi modal berharga untuk melanjutkan estafet prestasi tersebut.

Kedua, mendorong pertumbuhan ekonomi dan hilirisasi di tengah transisi menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Fokus utamanya adalah diversifikasi ekonomi dengan meningkatkan nilai tambah pada sektor pertanian dan industri pengolahan, alih-alih hanya mengandalkan ekstraksi sumber daya alam.

Ketiga, memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembinaan UMKM agar tidak hanya go national, tetapi juga go global lewat digitalisasi dan integrasi rantai pasok. 

Keempat, digitalisasi sistem pembayaran dengan memperluas penggunaan QRIS dan mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (TP2DD).

Kaltim saat ini telah mencapai tahap digital dengan skor indeks 95,34%, capaian tertinggi di wilayah Kalimantan yang patut dipertahankan.

Kelima, memastikan ketersediaan uang layak edar hingga ke pelosok dan wilayah perbatasan seperti Mahakam Ulu. Distribusi uang rupiah berkualitas menjadi krusial untuk mendukung inklusivitas finansial di seluruh lapisan masyarakat.

Adapun Filianingsih berharap agar capaian positif di bawah kepemimpinan Budi dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Jajang Hermawan. 

"Mari kita perkuat kolaborasi dalam semangat Ruhui Rahayu demi memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Periksa Eks Stafsus Yaqut, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dari Biro Travel
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Japan Prize 2026: Dua Ilmuwan AS dan Satu Ilmuwan Jepang Meraih Penghargaan
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Penuhi Panggilan Polisi, Reza Arap Dimintai Keterangan Soal Kematian Lula Lahfah
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kamboja jadi tuan rumah Asian Youth Games 2031
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Konon, Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar sebelum Disetujui Jadi Hakim MK
• 14 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.