Meta akan uji skema layanan berlangganan baru di IG, FB, dan WhatsApp

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Meta berencana menguji skema layanan berlangganan baru yang akan memberi pengguna akses ke fitur eksklusif di aplikasi-aplikasinya, termasuk Instagram (IG), Facebook (FB), dan WhatsApp.

Sebagaimana dikutip dalam warta TechCrunch pada Senin (26/1), Meta menyebut layanan berbayar itu akan mencakup fitur pendukung produktivitas dan kreativitas serta kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang lebih luas.

Dalam beberapa bulan ke depan, Meta akan menghadirkan pengalaman premium yang memberi pengguna kontrol lebih besar dalam berbagi dan berinteraksi dengan tetap mempertahankan fitur inti aplikasi yang dapat digunakan secara gratis.

Meta akan menguji berbagai model fitur dan paket langganan, dan menyampaikan bahwa setiap aplikasi akan memiliki rangkaian fitur eksklusif yang berbeda.

Perusahaan juga berencana meningkatkan pemanfaatan Manus, agen AI yang baru diakuisisi perusahaan dengan nilai transaksi mencapai 2 miliar dolar AS (Rp33,4 triliun) sebagai bagian dari strategi skema layanan berlangganan tersebut.

Perusahaan akan mengintegrasikan Manus ke dalam produk Meta sambil terus menawarkan layanan berlangganan khusus bagi kalangan bisnis.

Meta terlihat sedang mengerjakan penambahan pintasan ke Manus AI di Instagram menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh peneliti Alessandro Paluzzi, yang sering menemukan fitur yang belum dirilis saat masih dalam pengembangan.

Baca juga: Fitur Vibes dongkrak pengguna aplikasi Meta AI di iOS dan Android

Selain itu, Meta akan menguji layanan berlangganan untuk fitur AI lain, seperti fitur pembuatan video Vibes.

Vibes merupakan pengalaman video pendek berbasis AI di aplikasi Meta AI yang memungkinkan pengguna membuat serta memodifikasi video yang dihasilkan oleh AI.

Vibes disediakan gratis sejak diluncurkan tahun lalu, tetapi Meta sekarang berencana menawarkan akses freemium ke fitur pembuatan video Vibes dengan opsi berlangganan untuk membuka peluang pembuatan video tambahan setiap bulan.

Detail fitur layanan berbayar di WhatsApp dan Facebook belum diketahui, tetapi Paluzzi mengungkapkan bahwa layanan berlangganan Instagram akan memungkinkan pengguna membuat daftar audiens tanpa batas, melihat daftar pengikut yang tidak mengikuti balik, serta menonton Story tanpa diketahui pemilik unggahan.

Baca juga: Instagram tambah fitur-fitur konten berbayar

Skema layanan berlangganan yang baru akan terpisah dari layanan Meta Verified.

Perusahaan menyatakan akan menggunakan pelajaran yang diperoleh dari Meta Verified untuk mengembangkan bisnis berbasis langganan dengan lebih banyak penawaran bagi pengguna umum, kreator, dan pelaku usaha.

Peluncuran layanan berlangganan tambahan dinilai dapat membuka sumber pendapatan baru bagi Meta.

Sebagai gambaran, layanan Snapchat+ milik Snap yang diluncurkan dengan biaya mulai 3,99 dolar AS (Rp66.842) per bulan untuk mengakses fitur eksklusif sudah punya lebih dari 16 juta pelanggan, meningkat lebih dari dua kali lipat sejak awal tahun 2024.

Karena penawaran layanan berlangganan media sosial sudah banyak, Meta harus bisa menawarkan produk yang lebih menarik untuk menarik konsumen berlangganan.

Meta menyatakan akan mendengarkan masukan komunitas pengguna dan mengumpulkan umpan balik seiring dengan peluncuran layanan berlangganan barunya dalam beberapa bulan mendatang.

Baca juga: Meta tawarkan langganan centang biru mulai Rp100.000

Baca juga: WhatsApp luncurkan sejumlah fitur baru untuk obrolan grup


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Habiburokhman soal Adies Jadi Calon Hakim MK: Dia Nggak Sakiti Siapapun
• 48 menit laludetik.com
thumb
Mendagri Apresiasi Kemkomdigi atas Pemulihan Internet Pascabencana di Sumatera Barat
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Platform Seni Milik Pengacara Memperoleh Komitmen Lelang Karya Seni Senilai Lebih dari US$1 Miliar dalam Satu Bulan Pertama
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Prilly Latuconsina Cari Pekerjaan di LinkedIn, Netizen Heboh
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Adies Kadir Diusulkan Jadi Hakim MK, Habiburokhman Ingatkan Independensi
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.