Platform Seni Milik Pengacara Memperoleh Komitmen Lelang Karya Seni Senilai Lebih dari US$1 Miliar dalam Satu Bulan Pertama

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Dubai, Uni Emirat Arab, Sydney dan New Delhi, (ANTARA/PRNewswire)- Visi besar dari seorang pengacara yang berspesialisasi di industri hiburan dan seni kreatif untuk menghadirkan platform lelang seni daring (online art auction) kini mulai terwujud. Lloyds Auctions, resmi diluncurkan pada 1 Januari 2026, telah memperoleh komitmen lelang karya seni (art listing) senilai lebih dari US$1 miliar—termasuk lebih dari 3.000 karya—hanya dalam beberapa minggu pertama. Dengan pencapaian ini, platform ini menjadi salah satu platform art-tech dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.

Selama lebih dari satu dekade, Giuseppe Cassin terlibat dalam transaksi jutaan dolar untuk sineas, seniman, sutradara, dan kolektor. Merasa frustrasi dengan sistem pasar seni yang ketinggalan zaman—biaya mahal, metode penjualan yang hanya terbatas untuk undangan, serta isu integritas—ia mengembangkan sebuah terobosan: platform digital yang menghadirkan ekosistem karya seni asli dengan pendekatan modern, layaknya Uber yang telah merombak layanan taksi.

F.N. Souza’s architectural cityscape channels raw, brooding intensity through sharp angles and visceral textures, transforming a medieval-inspired vista into a powerful psychological landscape.
Platform ini menghubungkan pihak penjual secara langsung dengan audiens global melalui proses autentikasi yang ketat, kurasi bermutu tinggi, struktur biaya yang transparan, serta mekanisme penawaran seketika (real-time) yang terbuka bagi siapa saja, di mana saja. "Kami memberikan akses yang setara untuk setiap seniman, kolektor, dan penjual—sebelumnya, akses ini hanya dinikmati segelintir pihak," ujar Giuseppe Cassin, Founder, Lloyds Creative Arts.

Cassin mempresentasikan konsep ini kepada investor dan memperoleh dukungan kuat dari rumah lelang daring terkemuka, Lloyds Auctions. Setelah resmi diluncurkan pada 1 Januari 2026, Lloyds Auctions menggelar lelang daring perdana mulai pertengahan Januari. Lelang perdana tersebut menampilkan koleksi unggulan dari 30 Maestro Asia Tenggara, termasuk karya dari MF Husain, FN Souza, Manjit Bawa, dan Vasudeo S. Gaitonde, dengan nilai lelang yang diperkirakan mencapai hingga puluhan juta dolar. Respons pasar pun cepat dan positif: banyak penjual dan kolektor menaruh minatnya.

Dalam beberapa minggu pertama setelah beroperasi, platform ini telah meraih komitmen art listings senilai lebih dari US$1 miliar, termasuk dari maestro papan atas hingga talenta baru. "Kami ingin mewujudkan dunia seni yang mudah diakses oleh semua orang dengan metode yang aman dan tidak mengintimidasi," lanjut Cassin. "Setiap karya seni diverifikasi secara ketat dan diautentikasi secara independen—termasuk oleh pakar yang dipilih pihak pembeli—sehingga penawar dan pembeli memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi, terutama untuk karya maestro dan kategori karya seni yang bernilai sangat tinggi. Di saat yang sama, seniman pendatang baru tampil di panggung global dan memperoleh masukan secara langsung dari pasar."

Pertumbuhan pesat ini menarik perhatian investor dan pelaku industri yang kini menganggap status unicorn (valuasi lebih dari US$1 miliar) sebagai target realistis berikutnya. Jika tercapai, platform ini akan menjadi salah satu platform dengan pertumbuhan tercepat sejak Canva.

Platform ini menerima karya dari seniman dan kolektor baru setiap hari dengan lelang-lelang baru yang diluncurkan secara berkala.

Anda dapat berkunjung ke platform ini dan melihat lelang yang tengah berlangsung: lloydsauctions.com/art

Tentang:
Diluncurkan pada 1 Januari 2026 dengan investasi besar dari rumah lelang daring terkemuka Lloyds Auctions, platform ini merupakan pasar digital berskala global untuk seni murni. Platform ini memadukan kurasi oleh ahli seni, autentikasi tertulis dan independen dengan standar ketat, serta antarmuka intuitif yang menghadirkan pengalaman jual-beli karya seni yang mudah, transparan, dan dapat diakses oleh semua pihak.

SOURCE Lloyds Auctions


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Noel Ebenezer Ingatkan Menkeu Purbaya: Hati-hati, Ada Pesta yang Terganggu
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Takaichi Sebut Aliansi dengan AS Berisiko Runtuh Jika Jepang Abaikan Konflik Taiwan
• 48 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Tok! Marissa Anita dan Andrew Trigg Resmi Cerai Setelah 17 Tahun Menikah
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Inosentius Tersingkir Jadi Hakim MK, Alasannya Terkait Kepentingan Konstitusional DPR
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Awal Mula Terungkapnya Proyek Jogging Track Liar di Atas Setu Tujuh Muara Depok
• 16 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.