GenPI.co - Pengamat Politik Arifki Chaniago merespons kemunculan Partai Gerakan Rakyat yang deklarasi dukung untuk Anies Baswedan menjadi Presiden RI.
Arifki menilai manuver Partai Gerakan Rakyat tersebut, mempercepat konsolidasi sejumlah partai politik.
Dia menyampaikan kontestasi menuju Pilpres 2029, tidak lagi dimulai menjelang Pemilu. Namun, akan jauh lebih awal.
Arifki juga memprediksi pergerakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadapi kontestasi lima tahun sekali itu.
“Kereta 2029 telah berjalan. Jokowi tidak akan menunggu di peron. Mungkin, dia sedang menyiapkan jalur alternatif sejak dini,” katanya, dikutip dari JPNN, Selasa (27/1).
Dia mengungkapkan migrasi para kader partai politik mapan ke PSI, juga menjadi sinyal mulai adanya pergerakan.
Perpindahan para kader partai politik mapan ke PSI itu, karena Jokowi dianggap punya modal politik untuk mengubah partai kecil menjadi kekuatan yang kompetitif.
Sebelumnya, sejumlah kader partai mapan, memilih pindah ke PSI. mereka, ada Ahmad Ali dan Bestari Barus dari NasDem.
Kemudian, kader NasDem Rusdi Masse dikabarkan menyeberang ke partai yang dipimpin putra bungsu Jokowi, yakni Kaesang Pangareng itu.
Arifki mengatakan kader Golkar Wayan Suyasa, telah dilantik menjadi Ketua DPD PSI Bali. Hal ini, tentu akan memengaruhi kader lainnya.
“Perpindahan kader potensial ke PSI, tentu sulit dilakukan partai kecil tanpa dukungan sosok mantan presiden,” ucapnya. (fri/jpnn)
Video populer saat ini:





/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F26%2Fa1e3007fd5005a158ab967b224b6ecaa-20260126ron02.jpg)