PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengumumkan penemuan cadangan minyak dari salah satu sumur eksplorasi terbarunya di WK Malacca Strait, Riau.
IDXChannel - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melalui entitas usahanya, PT Imbang Tata Alam (ITA) mengumumkan penemuan cadangan minyak dari salah satu sumur eksplorasi terbarunya di Wilayah Kerja (WK) Malacca Strait, Riau pada 26 Januari 2026. Potensi cadangan minyak tersebut diperkirakan sekitar 31 juta barel.
"Penemuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya perseroan mendukung keberlanjutan produksi minyak nasional," kata Direktur Utama ENRG, Syailendra S. Bakrie, Selasa (27/1/2026).
Syailendra menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi awal, ditemukan lapisan produktif pada Formasi Upper Sihapas dengan ketebalan net pay sekitar 80 kaki (feet). Pada pelaksanaan uji alir, sumur mencatatkan laju produksi minyak sebesar 350 barel minyak per hari, yang mencerminkan kualitas reservoir yang baik serta potensi aliran yang stabil.
"Secara geologi, penemuan ini diinterpretasikan sebagai stratigraphic trap. Temuan tersebut membuka peluang eksplorasi lanjutan untuk prospek sumber daya dan cadangan minyak baru," ujarnya.
Berdasarkan evaluasi awal, estimasi Original Oil in Place dari penemuan ini diperkirakan sekitar 31 juta barel minyak dengan potensi tambahan produksi 1.000-1.500 barel minyak per hari dari rencana pengembangan struktur MSTB-NW melalui implementasi enam sumur pengembangan.
Kendati demikian, hasil evaluasi respons seismik yang serupa menunjukkan potensi sumber daya di sekitar temuan masih menyimpan potensi lebih dari 76 juta barel minyak, menjadi target eksplorasi selanjutnya.
Selanjutnya, ITA akan bekerja sama dengan SKK Migas untuk melanjutkan studi teknis guna mematangkan konsep pengembangan struktur MSTB-NW serta mengidentifikasi peluang eksplorasi tambahan di sekitar area penemuan.
"Penemuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan energi nasional serta memberikan manfaat bagi stakeholder di sekitar Wilayah Kerja Malacca Strait. Kami berkomitmen untuk menjalankan kegiatan eksplorasi dan pengembangan yang berkelanjutan guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Syailendra.
(Rahmat Fiansyah)




