Gantikan Adies Kadir, Ini Profil Sari Yuliati Bedum Golkar Yang Kini Jabat Wakil Ketua DPR RI

narasi.tv
2 jam lalu
Cover Berita

Rapat Paripurna ke-13 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 menetapkan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR Fraksi Golkar pengganti Adies Kadir yang kini diusulkan DPR untuk menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kepada sidang dewan terhormat terhadap saudari Sari Yuliati nomor anggota A-341 dapat ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI, apakah dapat disetujui?" kata Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dalam rapat paripurna itu yang dijawab setuju oleh para anggota DPR RI di gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Saan mengatakan pengangkatan Sari itu berdasarkan ketentuan Pasal 39 Peraturan DPR RI Nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Tertib yang mengatur tata cara pemberhentian Pimpinan DPR RI, karena mengundurkan diri.

"Dengan telah disetujuinya Saudara Adies Kadir sebagai calon Hakim Konstitusi usulan lembaga DPR, dapat kami informasikan bahwa pimpinan Dewan telah menerima surat dari DPP Partai Golkar Nomor: B/934/DPP/GOLKAR/2026 tanggal 26 Januari 2026, perihal pergantian antar waktu pimpinan DPR RI dari Partai Golkar sisa masa jabatan 2024-2029," kata Saan.

Sari sebelumnya menempati posisi sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR yang membidangi urusan hukum. Kini ia menggantikan rekan sejawatnya Adies Kadir sebaga Wakil Ketua DPR RI kordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan. Berikut profil dan rekam jejak Sari Yuliati

Profil Sari Yuliati

Sari Yuliati lahir di Jakarta pada 2 Juni 1976, riwayat pendidikannya ia tempuh di Ibu Kota. Mulai dari sekolah dasar di SDN 3 Pagi Duren Sawit, lanjur ke SMP Negeri 2 Duren Sawit, dan lulus dari Sekolah Negeri 81 Labschool Rawamangun, Jakarta pada 1994. 

Setelah itu, Sari melanjutkan pendidikan tinggi di jurusan teknik sipil, Universitas Trisakti 2002.  Dua tahun berselang, ia kembali meneruskan pendidikan magister di Universitas Indonesia dengan jurusan yang sama. 

Tidak berhenti di jenjang sarjana, Sari Yuliati melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia pada tahun 2003 dengan jurusan yang sama, Teknik Sipil. Tak hanya konsent dikeilmuan Teknik Sipil, Sari Yuliati juga menimba Ilmu Hukum di Universitas Kristen Indonesia (UKI) sejak tahun 2020 dan berhasil lulus pada tahun 2025.

Tak berhenti sampai di situ, Sari saat ini juga tengah menempuh pendidikan Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjajaran (Unpad).

Rekam Jejak Sari Yuliati Politik Hingga ke Senayan

Mengutip dari buku Geliat Perempuan Pasca-Reformasi oleh Ida Fauziyah yang terbit tahun 2015, dalam politik Indonesia, perempuan memiliki potensi yang mumpuni dalam meneguhkan eksistensinya di lembaga negara.

Sari Yulianti menjadi satu dari sekian perempuan yang memutuskan untuk terjun dunia politik Indonesia, selesai menuntaskan gelar Magister tahun 2003, Sari Yulianti angsung meniti karier sebagai di dunia politik sebagai anggota Angkatan Muda Golkar pada 2004.

Sejak saat itu karirnya mulai diperhitungkan diparti berlambang pohon beringin tersebut, diantaranya Bendahara Angkatan Muda Partai Golkar, Bendahara Lembaga Pengelolaan Kaderisasi Partai Golkar, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, hingga Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar.

Sebagai legislator yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) II, ia sempat dipercaya pula menduduki jabatan Ketua Koordinator Wilayah Provinsi NTB DPP Partai Golkar hingga Ketua Tim Pemenangan Pemilu Golkar untuk Wilayah Bali, NTB, dan NTT.

Disenanyan ibu dua orang anak ini juga menduduki jabatan startegis , Sari Yuliati pernah menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI pada periode 2019-2024, dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada periode 2024-2029. Ia menjadi satu-satunya perempuan di antara empat legislator pria yang duduk di tampuk kepemimpinan alat kelengkapan dewan tersebut.

Baca Juga:Sinopsis Single's Inferno Season 5: Temukan Cinta Di Pulau Terpencil

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kades di Sumut Todongkan Pistol ke Warga Perkara Kebun Sawit
• 23 jam laludetik.com
thumb
Partai Gema Bangsa Resmi Dukung Prabowo di Pilpres 2029: Bukan Dukungan Biasa, Tapi Langkah Politik Penuh Risiko
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Harga Timah Melonjak hingga 50 Persen, Kementerian ESDM: Dampak Penertiban Tambang Ilegal
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Korban Scam Kamboja Menunggu Negara Hadir
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Gempa Pacitan Rusak Dua Rumah Warga di Kabupaten Malang
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.