Viral! Mahasiswi ITH Parepare Curhat: Dosennya Chat dan Telepon Tengah Malam, Begini Respons Pihak Kampus

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, PAREPARE – Dunia pendidikan di Kota Parepare diguncang isu miring. Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) kini tengah menjadi sorotan publik setelah mencuatnya dugaan perilaku tidak pantas yang melibatkan seorang oknum dosen berinisial RR.

Kasus ini viral di media sosial setelah beredar curhat mengejutkan dari seorang mahasiswi kepada temannya. Dia merasa terganggu dengan perilaku tidak profesional sang pendidik.

Dugaan tindakan tidak pantas ini pertama kali meledak di jagat maya pada awal Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum dosen RR diduga sering menghubungi mahasiswinya di luar jam akademik dengan cara yang tidak pantas.

“Dia mengirim pesan di jam-jam yang tidak wajar. Saya sudah ingatkan untuk menjaga batasan, karena Beliau sudah berkeluarga. Namun, dia tetap menelepon tengah malam dan mengajak bertemu di luar kampus,” ungkap salah satu mahasiswi, kepada seseorang yang dia panggil dalam chat yang beredar di media sosial.

Mirisnya, korban diduga tidak sendirian. Berdasarkan pengakuan tersebut, setidaknya ada empat mahasiswi yang mengalami pengalaman serupa.

“Kalau saya tidak ji ibu, dia gangguka saja cuman di jam yang tidak wajar. Tapi kalau itu temanku yang satu katanya sentuhan fisikmi itumi yang mau melapor dan disentuh pas di lab komputer,” tambah sang mahasiswi.

Namun, hingga kini para korban kemungkinan masih dibayangi trauma dan ketakutan hebat untuk melaporkan kejadian tersebut secara terbuka kepada otoritas kampus.

Pembentukan Tim Adhoc

Menanggapi kegaduhan tersebut, manajemen ITH Parepare tidak tinggal diam. Pihak kampus secara resmi telah membentuk Tim Adhoc Penegakan Etika dan Sanksi Akademik untuk mengusut tuntas kebenaran informasi yang beredar.

Ketua Tim Adhoc, Suryansyah Surahman, menyatakan bahwa proses investigasi telah dimulai sejak Senin (26/1/2026). “Kami bekerja berdasarkan rekomendasi Senat. Hari ini, surat panggilan resmi untuk klarifikasi telah dilayangkan kepada dosen berinisial RR,” tegas Suryansyah kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Meskipun langkah internal telah diambil, Suryansyah menyayangkan belum adanya laporan resmi yang masuk ke meja kampus. Sejauh ini, ITH hanya bergerak berdasarkan informasi yang viral di akun-akun media sosial anonim.

Isu “Penunggangan” dan Perlindungan Korban

Di sisi lain, pihak kampus mengendus adanya indikasi bahwa kasus pribadi ini mulai dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Muncul dugaan bahwa penyebaran informasi melalui akun palsu bertujuan untuk memperkeruh suasana di lingkungan institusi.

“Kami melihat ada indikasi persoalan pribadi yang kemudian ditunggangi pihak lain. Meski begitu, kami tetap berkomitmen menjalankan aturan pendidikan tinggi,” tambahnya.

ITH Parepare pun mengimbau kepada para korban untuk segera melapor secara resmi dan menjamin kerahasiaan identitas mereka agar proses penindakan bisa dilakukan secara tegas. (irm)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Saham AS Naik Jelang Pengumuman Suku Bunga Fed, Dow Jones Paling Cuan
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Viral Isu Es Gabus Mengandung Busa Kasur dan Spons, Polisi Ungkap Fakta
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Misbakhun: Pro-Kontra Thomas Djiwandono Wajar, Mekanisme BI Tetap Terjaga
• 2 jam laludisway.id
thumb
Diprediksi Hujan Lebat, Modifikasi Cuaca di Jakarta Dilanjutkan Hari ini
• 13 jam laludetik.com
thumb
Cara Membuat Face Mist Air Mawar untuk Rahasia Kulit Glowing
• 3 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.