Grid.ID - Dedi Mulyadi soroti longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sang gubernur ajak warga Jabar menggelar salat gaib untuk para korban.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung lokasi longsor di Cisarua pada Minggu (25/1/2026). Data terbaru, ada total 39 kantong jenazah yang telah diterima di Pos Disaster Victim Indentification (DVI) hingga Senin (26/1/2026).
Tim DVI diketahui telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah. Selain korban jiwa, ada lebih dari 100 warga dilaporkan hilang dan kemungkinan tertimbun material longsor yang mengalir deras.
Menyoroti bencana yang terjadi di Cisarua tersebut, Dedi mengajak seluruh warga di Jawa Barat untuk melangsungkan salat gaib dan mengirim doa. Salat gaib dikirim untuk korban yang sudah ditemukan maupun yang belum.
"Al Faatihah untuk para korban longsor di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Semangat selalu untuk para petugas di lapangan. Dedikasi Anda sekalian adalah kebaikan tak ternilai," ujar Dedi, dikutip dari Tribun Video.
"Diimbau kepada seluruh warga Jawa Barat agar melaksanakan salat ghaib jenazah untuk para korban meninggal yang sudah ditemukan maupun belum ditemukan, baik secara berjamaah maupun munfarid (sendiri)," tambahnya.
Dedi Mulyadi Beri Santunan untuk Keluarga Korban Longsor Cisarua
Gubernur Jawa Barat akhirnya memberikan santunan Rp 10 juta kepada setiap keluarga korban longsor Cisarua. Santunan diperuntukan untuk kebutuhan dasar dan tempat tinggal sementara.
Santunan tersebut disalurkan kepada warga terdampak yang saat ini mengungsi di GOR Desa Pasirlangu, dengan prioritas keluarga yang kehilangan anggota keluarga, kehilangan rumah, serta warga yang tinggal di zona merah kawasan longsor. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman membenarkan informasi tersebut.
"Sebagian warga zona merah didata oleh Pak Gubernur dan mendapat uang kontrak dan kehidupan sehari-hari Rp 10 juta," ujar Herman, dikutip dari Kompas.com.
Bantuan yang diberikan dimaksudkan agar warga terdampak dapat segera mencari hunian kontrakan yang layak dan tiak bergantung terlalu lama pada posko pengungsian. Di sisi lain, Herman mengatakan bahwa kebutuhan dasar pengungsi di posko tetap akan terpenuhi.
"Yang belum dapat santunan akan di-handle dulu di sini. Kami buatkan dapur umum untuk 750 orang, toilet umum portabel, kesehatan, kami pastikan hari ini tersedia," jelasnya.
Sementara itu, Incident Commander (IC) Bencana Longsor Cisarua, Ade Zakir menyebut jumlah pengungsi saat ini yang telah mencapai lebih dari 900 orang. Hal ini membuat Dedi Mulyadi menyoroti bencana tersebut. Sang gubernur juga mengajak warga Jabar untuk menggelar salat gaib untuk para korban longsor Cisarua. (*)
Artikel Asli
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F09%2F23%2Fbc1ac81ff9a3519da1787b6ef4ef2d43-20250923BAH18.jpg)


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F27%2Fad0c7cfde967e364a323b3521207d484-Petisi.jpg)