Yogyakarta: KAI Daop 6 Yogyakarta memutuskan menghentikan sementara perjalanan kereta api pascagempa berkekuatan 5,5 magnitudo yang terjadi pada pukul 08.20:44 WIB, Selasa, 27 Januari 2026. Titik gempa berada 25 kilometer Timur Laut Pacitan, Jawa Timur.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan penghentian dilakukan demi keselamatan penumpang dan untuk pemeriksaan kondisi prasarana.
"Demi keselamatan, seluruh perjalanan kereta api baik kereta jarak jauh, kereta bandara, KRL Commuterline, dan kereta lokal di wilayah Daop 6 Yogyakarta dihentikan sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana pascagempa," kata Feni.
Baca Juga :
Gempa Magnitudo 5,5 di Pacitan Getarkan Jawa Timur Hingga Bali
Feni mengatakan tim lapangan langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jembatan, jalur rel, dan prasarana pendukung lainnya. Setelah hasil pemeriksaan dinyatakan aman pada pukul 08.48 WIB, seluruh kereta api diizinkan melanjutkan perjalanan kembali.
"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan. Pemeriksaan prasarana pascagempa merupakan prosedur wajib untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga," ujar Feni.
Ilustrasi Medcom.id
Sebanyak 16 kereta api berhenti sementara selama proses pemeriksaan, antara lain:
-
KA 7002A Gajayana Tambahan
-
KA 13 Argo Lawu
-
KA 77 Lodaya
-
KA 202 Joglosemarkerto
-
KA 103B Bogowonto
-
KA 275B Pasundan
-
KA 278 Sri Tanjung
-
KA 572B BIAS
-
KA 513 Batara Kresna
-
KA 75B Mataram
-
KA 2712 Bungtalun Service
-
KA 712 KRL Yogyakarta-Palur
-
KA 721 KRL Yogyakarta-Palur
-
KA 525 Bandara YIA
-
KA 563 Bandara YIA
-
KA 248B Logawa



