Tok! Rapat Paripurna DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kesepakatan ini diambil setelah seluruh anggota dewan yang hadir menyatakan persetujuannya atas laporan hasil uji kelayakan dari Komisi XI.

Tok! Rapat Paripurna DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel – Rapat Paripurna DPR RI Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 resmi mengesahkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.

Kesepakatan ini diambil setelah seluruh anggota dewan yang hadir menyatakan persetujuannya atas laporan hasil uji kelayakan dari Komisi XI.

Baca Juga:
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Turun ke Rp2.916.000 per Gram, Cek Lengkapnya

"Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan terhormat terhadap laporan Ketua Komisi XI dapat disetujui?" kata Wakil Ketua DPR Saan Mustopa yang langsung dijawab dengan seruan "Setuju" oleh para peserta sidang di Gedung Nusantara II, Selasa (27/1/2026).

Thomas, yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, terpilih setelah menyisihkan dua kandidat dari jalur karier internal BI, yakni Solikin M. Juhro dan Dicky Kartikoyono. 

Baca Juga:
Hati-Hati, Curah Hujan Tinggi Diprediksi Guyur Jakarta Hari ini

Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengungkapkan bahwa visi Thomas mengenai kolaborasi antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi faktor penentu utama.

Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung ambisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai angka 8 persen.

Baca Juga:
Purbaya Sebut Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Pengganti Thomas Djiwandono

"Dia menjelaskan bagaimana membangun sinergi moneter dan fiskal sehingga beri penguatan pertumbuhan ekonomi serta membangun agility dalam pengambilan keputusan," kata Misbakhun.

Lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972, Thomas memiliki latar belakang keluarga yang kental dengan dunia perbankan. Ia merupakan putra dari mantan Gubernur BI, Soedradjad Djiwandono, dan cucu dari keponakan pendiri Bank BNI, R.M. Margono Djojohadikusumo.

Baca Juga:
Kemhan Sebut Tiga Jet Tempur Rafale Prancis Tiba di Indonesia

Terkait status politiknya, Thomas telah menegaskan pengunduran dirinya dari struktur Partai Gerindra sejak Maret 2025 dan resmi keluar dari keanggotaan partai pada 31 Desember 2025. Hal ini dilakukan guna memenuhi standar independensi yang ketat bagi pejabat bank sentral.

Setelah mendapatkan restu dari Rapat Paripurna, Thomas Djiwandono dijadwalkan akan segera menjalani prosesi pelantikan secara resmi dan pengambilan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung. 

Ia akan mengemban tugas sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung yang telah mundur sejak pertengahan Januari lalu.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kapolri Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden, Pakar: Sesuai Amanat Reformasi
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Sempat Putus Kontak Bertahun-tahun, Reuni Terakhir Andhara Early dan Lucky Element 2 Bulan Lalu Jadi Salam Perpisahan
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Menkeu Purbaya terus Bersih-Bersih Ditjen Bea Cukai dari Pejabat Bermasalah
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rocky Gerung Dipanggil Polisi! Jadi Saksi Ahli Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Judi Online Kian Marak, Kapolri Beberkan Penyebabnya
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.