Perbaikan Jalan Berlubang di Jakarta Dilakukan Setelah Curah Hujan Berkurang

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, perbaikan jalan-jalan berlubang di Ibu Kota akan dilakukan setelah curah hujan berkurang.

Pemprov DKI Jakarta menilai, penanganan jalan rusak akan lebih efektif jika dilakukan saat kondisi cuaca sudah lebih stabil.

Ia menjelaskan, Dinas Bina Marga sebenarnya ingin segera melakukan penambalan dan perbaikan jalan yang rusak akibat banjir dan genangan.

“Hal yang berkaitan dengan jalan berlubang, sebenarnya Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga ingin segera melakukan penambalan atau penanganan jalan-jalan yang berlubang,” kata Pramono saat meninjau proses pengerukan dan normalisasi Kali Cakung Lama di Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/1).

Namun, Pramono menegaskan, tingginya curah hujan hingga awal Februari membuat perbaikan jalan belum bisa dilakukan secara optimal. Menurutnya, jika perbaikan dilakukan saat hujan masih tinggi, hasilnya tidak akan bertahan lama.

“Tetapi sekali lagi, karena sampai dengan tanggal 1 curah hujannya itu akan tinggi, kalau kita lakukan sekarang, pasti 1-2 hari akan terkelupas kembali. Dan itu terjadi kemarin yang ada di Jalan Gatot Subroto,” ujarnya.

Ia menambahkan, perbaikan jalan tidak cukup hanya dengan penambalan, melainkan perlu dilakukan pengaspalan ulang agar hasilnya lebih kuat dan tahan lama. Proses tersebut membutuhkan waktu serta kondisi cuaca yang mendukung.

“Kenapa kemudian harus dilakukan yang lebih, bukan hanya menambal, tetapi membuat aspal yang baru. Dan itu perlu waktu,” ucap Pram.

Pramono memastikan, anggaran perbaikan jalan tidak menjadi kendala bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia telah meminta Dinas Bina Marga untuk segera melakukan perbaikan setelah intensitas hujan menurun.

“Saya akan minta kepada Dinas Bina Marga, begitu curah hujannya berkurang, untuk dilakukan karena budget-nya tidak jadi masalah untuk Jakarta,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta juga memperpanjang pelaksanaan modifikasi cuaca hingga awal Februari sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Jakarta.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Carlos Pena Siapkan Persita untuk Menjamu Mantan Timnya, Persija
• 31 menit lalubola.com
thumb
Polling kumparan: 69,35% Pembaca Setuju Jika Pemilu Pakai e-Voting
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Melihat Kehidupan Warga Terdampak Bencana di Hunian Sementara
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
DPR RI Setujui Adies Kadir Jadi Calon Hakim Konstitusi
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemprov Jabar Matangkan Rencana Pelepasan Bandara Kertajati ke Pemerintah Pusat
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.