Misteri Hilangnya Tangan Kanan Xi Jinping, Diduga karena Pelanggaran Hukum Berat

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Petinggi nomor dua di China yang selalu berdiri di samping Presiden Xi Jinping, dipertanyakan keberadaannya saat ini.

Zhang Youxia merupakan wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC) yang kini diduga tengah menjalani penyelidikan terkait pelanggaran hukum berat.

Ketidakhadiran Zhang sangat mencolok hingga menimbulkan tanda tanya besar terhadap tingkat kepercayaan Xi Jinping, ketika ia absen dari seminar partai tingkat tinggi yang dipimpin oleh Xi awal pekan ini.

Dalam politik Tiongkok yang tidak transparan, absennya para pemimpin penting sering dianggap sebagai tanda adanya intrik politik internal.

Kemudian pada hari itu, Kementerian Pertahanan mengkonfirmasi bahwa para pemimpin tertinggi Partai Komunis telah menyetujui penyelidikan atas "pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum," yang biasanya merupakan eufemisme untuk korupsi atau ketidaksetiaan.

Pada Sabtu (24/1), mengutip The Guardian, Kementerian Pertahanan Tiongkok mengumumkan bahwa Zhang dan Liu Zhenli, anggota CMC lainnya, sedang diselidiki atas "dugaan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius", atau istilah partai untuk korupsi.

Baca Juga

  • Presiden Macron Temui Xi Jinping di China, Bahas Isu Perdagangan hingga Taiwan
  • Trump dan Xi Jinping Kembali Berdialog soal Isu Global usai Gencatan Tarif Impor
  • Dapat HP Xiaomi dari Xi Jinping, Presiden Korsel Bercanda: Sambungannya Aman?

Zhang dan Liu belum secara resmi dikeluarkan dari partai atau komisi, tetapi ditempatkan di bawah penyelidikan yang hampir pasti akan mengarah pada hasil tersebut.

Kemudian sebuah editorial pada Minggu di surat kabar resmi PLA memaparkan tuduhan terhadap Zhang dan Liu. Keduanya disebut diduga "secara serius mengkhianati kepercayaan dan harapan" partai dan CMC serta "memicu masalah politik dan korupsi yang merusak kepemimpinan absolut partai atas militer".

Meskipun rincian dari tuduhan terhadap keduanya belum diungkapkan, tetapi editorial menunjukkan bahwa masalah politik juga menjadi faktor selain korupsi.

Isu sensitif juga menyeruak setelah Zhang diselidiki. Ia diduga menyampaikan pembocoran informasi strategis terhadap senjata nuklir.

Diketahui, Zhang adalah pejabat paling senior di antara serangkaian pejabat tinggi PLA yang telah dicopot dari jabatannya dalam beberapa tahun terakhir.

Kasus Zhang ini menurut laporan Wall Street Journal juga dikaitkan dengan fakta bahwa ia telah mempromosikan Li Shangfu, yang dulu menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Promosi tersebut dikatakan terjadi setelah adanya suap dalam jumlah besar yang kemudian menyeret Li dalam skandal korupsi militer.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Identifikasi Korban Longsor Cisarua Terkendala Kondisi Jenazah
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Longsor Ciasura, KDM akan Adili Perusahan Lakukan Alih Fungsi Lahan
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Reza Arap Disebut Ada di Lokasi Kematian Lula Lahfah, Polisi Selidiki
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Jadi Calon Hakim MK
• 20 jam laludisway.id
thumb
Sinergi Fiskal-Moneter Buka Pintu Thomas Djiwandono Jadi DG BI
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.