Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Prabowo Mau Reshuffle Kabinet?

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

DPR RI menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto terkait reshuffle kabinet usai Thomas Djiwandono resmi menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Prabowo Mau Reshuffle Kabinet? (Foto Achmad/MPI)

IDXChannel - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto terkait reshuffle kabinet usai Thomas Djiwandono resmi menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Sebab, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.

"Kita serahkan Pak Presiden. Itu hak prerogatif Presiden, reshuffle ya. Oke. Cukup ya? Itu nanti, itu kan hak prerogatif Presiden," kata Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga:
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Janji Selaraskan Kebijakan Fiskal dan Moneter

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan, pihaknya juga tengah menunggu langkah Presiden selanjutnya terkait kekosongan kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) usai ditinggal Thomas.

"Jadi gini, soal pergantian nanti Wamen ya karena Pak Thomas menjadi Deputi Gubernur BI, kita nunggu karena itu hak prerogatifnya Presiden dan kita serahkan sepenuhnya kepada Presiden kapan mau dilakukan pergantiannya," kata Saan.

Baca Juga:
Usai Disahkan Jadi Deputi Gubernur BI 2026-2031, Thomas Djiwandono Akan Dilantik di MA

"Jadi kita tunggu saja kapan Presiden mengumumkan untuk pergantian Wamen," ujarnya.

Baca Juga:
Tok! Rapat Paripurna DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

Sebelumnya, Wamenkeu Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) usai menjalani fit and proper test pada Senin (26/1/2026). Keputusan tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam rapat internal Komisi XI DPR RI.

Menurut Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, terdapat dua faktor utama yang membuat Thomas unggul dan diterima secara bulat oleh anggota dewan. Pertama, sosok Thomas dinilai sebagai figur pemersatu yang dapat diterima oleh lintas partai politik.

Kedua, visi Thomas mengenai penguatan ekonomi melalui kolaborasi antarlembaga dinilai sangat relevan dengan tantangan saat ini.

“Pertimbangannya bahwa Bapak Thomas adalah figur yang bisa diterima oleh semua partai politik. Dan figur Bapak Thomas tadi juga menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal," ujar Misbakhun.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jenderal Zhang Youxia Ditangkap Diduga Terkait Gejolak Militer, Jenderal Atasan Lamanya Meninggal Dunia Bersamaan Picu Spekulasi
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Ferry Maryadi Akui Bangga Jadi Orang Tua Kedua dan Bisa Dampingi Momen Spesial Syifa Hadju
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Uni Emirat Arab Tak Izinkan Wilayahnya Dipakai untuk Serang Iran
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Adies Kadir Jadi Hakim MK, Sari Yuliati Resmi Jabat Wakil Ketua DPR RI
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Foto: TPU Mangun Jaya Bekasi Kebanjiran
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.