Jakarta, tvOnenews.com - Fabio Capello kembali menjadi sorotan setelah melontarkan kritik tajam terhadap AC Milan usai hasil imbang 1-1 melawan AS Roma di Stadion Olimpico. Mantan pelatih legendaris Italia itu secara terbuka meragukan peluang Rossoneri untuk mengejar Inter Milan dalam perburuan Scudetto musim ini.
Hasil imbang di Roma memang belum menutup peluang Milan secara matematis. Namun, performa yang ditunjukkan di lapangan membuat Capello menilai jarak lima poin dengan Inter terasa semakin sulit untuk dikejar.
Menurut Capello, Milan tampil jauh dari karakter tim juara, terutama pada babak pertama pertandingan. Ia menilai Rossoneri bermain dengan pendekatan yang terlalu pasif dan minim keberanian.
“Kemarin Milan memainkan babak pertama yang kalah mental, tanpa visi permainan,” ujar Capello dalam wawancaranya bersama Radio Anch’io Sport di RadioUno.
Capello justru memberikan pujian kepada AS Roma yang dinilainya tampil lebih hidup dan agresif. Ia merasa tim tuan rumah seharusnya bisa meraih hasil yang lebih besar dari sekadar imbang.
Secara permainan, Milan memang kesulitan membangun serangan dari skema terbuka. Gol semata wayang Rossoneri bahkan lahir dari situasi sepak pojok, bukan dari alur permainan yang matang.
Minimnya kreativitas terlihat jelas dari statistik pertandingan. Milan hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga, sebuah catatan yang dinilai jauh dari standar tim penantang gelar.
Capello juga menyoroti kinerja lini depan Milan yang dinilainya tidak cukup agresif. Ia mengaku terkejut melihat para penyerang yang kurang aktif saat tim kehilangan penguasaan bola.
Kritik paling keras diarahkan Capello pada aspek mentalitas dan kepribadian tim. Menurutnya, Milan kehilangan karakter yang seharusnya menjadi identitas klub besar.
“Ini adalah Milan yang tanpa kepribadian, tanpa karakter yang biasanya terlihat pada tim yang percaya pada kekuatannya sendiri,” tegas Capello.
Dalam perbandingannya, Capello menyebut Inter Milan berada di level yang berbeda. Nerazzurri dinilai memiliki identitas kuat dan konsistensi yang membuat mereka unggul dalam persaingan gelar.
“Saya pikir akan sulit bagi Milan mengejar Inter, karena Inter memiliki kepribadian yang sangat jelas,” tambahnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/2945074/original/009749200_1587463586-PSSI.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
