Harta Kekayaan Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI Tercatat Capai Rp74,5 Miliar

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Thomas Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar Komisi XI DPR RI pada Senin, 26 Januari 2026.

Penetapan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI diumumkan DPR setelah Thomas unggul dari dua kandidat internal Bank Indonesia dalam proses pemilihan. Thomas ditetapkan untuk menggantikan posisi Deputi Gubernur BI yang sebelumnya dijabat oleh Juda Agung, yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026.

Pemilihan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI menarik perhatian publik, karena ia bukan berasal dari kalangan karier bank sentral. Meski demikian, proses penetapan dilakukan melalui mekanisme resmi uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI, serta mendapatkan persetujuan lembaga legislatif sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dengan pengangkatan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan secara otomatis mengakhiri jabatannya di Kementerian Keuangan. Thomas juga diketahui merupakan keponakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Harta Kekayaan Thomas Djiwandono di LHKPN

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode pelaporan per 31 Desember 2024, Thomas Djiwandono tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp74.497.761.234 atau sekitar Rp74,5 miliar.

Berikut rincian harta kekayaan Thomas Djiwandono sebagaimana tercantum dalam LHKPN:

Baca Juga

  • Resmi! Komisi XI Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
  • Profil Thomas Djiwandono, Lulusan Sejarah yang Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
  • Harapan Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
1. Tanah dan Bangunan – Rp40.570.630.000 2. Alat Transportasi dan Mesin – Rp4.215.000.000 3. Harta Bergerak Lainnya – Rp1.809.500.000 4. Surat Berharga – Rp13.073.600.000 5. Kas dan Setara Kas – Rp14.829.031.234

Laporan LHKPN tersebut juga menunjukkan bahwa Thomas Djiwandono tidak mencantumkan kewajiban atau utang dalam daftar harta kekayaannya. Dengan demikian, seluruh total kekayaan yang dilaporkan berasal dari aset dan instrumen keuangan yang dimiliki.

Dengan penetapan tersebut, Bank Indonesia kembali melengkapi jajaran pimpinan dewan gubernur setelah kekosongan jabatan yang ditinggalkan sebelumnya. Proses pengangkatan Deputi Gubernur BI ini diharapkan memperkuat kesinambungan kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan nasional sesuai mandat bank sentral.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Bikin Global Citizen of Indonesia: Solusi Isu Kewarganegaraan Ganda
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Golkar Tunggu Arahan Bahlil Lahadalia Soal Pengganti Adies Kadir di DPR
• 9 jam lalugenpi.co
thumb
Bojan sebut kedatangan dua pemain anyar untuk tambah kekuatan Persib
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Alasan Mengonsumsi Lemon Setiap Hari Baik bagi Tubuh, Bisa Lindungi Ginjal
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
Baru Jualan, Pengendali HILL Borong Saham Lagi Rp2,14 Miliar
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.