Penulis: M. Fathur Razaq
TVRINews, Palangka Raya
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memperkuat komitmennya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem pengawasan digital harian. Pengawasan ketat dilakukan untuk menjamin kualitas gizi dan ketepatan distribusi bagi siswa di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai pada Selasa, 27 Januari 2026.
Untuk memastikan akuntabilitas, Pemprov Kalteng memanfaatkan aplikasi Pena Kalteng sebagai platform pelaporan digital. Melalui sistem ini, pihak sekolah wajib melaporkan menu harian yang disajikan, waktu kedatangan makanan, hingga waktu penyajian kepada siswa.
"Semua tercatat dan terpantau secara real-time. Langkah ini sesuai arahan Gubernur dan BGN agar standar keamanan pangan serta kualitas gizi tetap terjaga berkelanjutan," ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo.
Selain fokus pada gizi, Pemprov Kalteng menekankan bahwa kesuksesan MBG didukung penuh oleh jajaran Forkopimda. Kehadiran Kapolda, Pangdam, hingga Kejati dalam setiap peninjauan ke sekolah-sekolah menjadi bukti keseriusan daerah dalam mengawal program nasional ini.
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI Dadang Hendrayuda, mengapresiasi langkah Kalteng dan mengingatkan bahwa program ini memiliki multiplier effect. Selain menyehatkan anak didik, MBG dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, peternak, hingga sektor logistik di daerah.
Berdasarkan evaluasi lapangan, program ini mendapat respons positif dari para siswa. Selain perbaikan gizi, kehadiran MBG terbukti membantu meringankan beban ekonomi keluarga secara signifikan.
Editor: Redaktur TVRINews




