Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengecek program magang nasional di sebuah perusahaan kosmetik, Paragon, bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Pertemuan itu diunggah dalam akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Selasa (27/1).
"Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli mengecek salah satu pelaksanaan program Magang Nasional di perusahaan swasta kosmetik terbesar di Indonesia, merek dan karya anak bangsa, Paragon, pada hari Selasa pagi 27 Januari 2026," tulis Teddy dalam unggahan akun tersebut.
Teddy menjelaskan, program tersebut diikuti oleh 100 ribu peserta dan akan dibuka dengan kuota yang sama pada tahun 2026.
"Dalam program Magang Nasional tahun 2025 diikuti sejumlah 100.000 peserta yang magang hingga pertengahan tahun ini. Pada tahun 2026 ini minimal 100.000 peserta magang juga akan dibuka kembali pada pertengahan tahun ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Teddy mengungkapkan program tersebut mempunyai banyak manfaat, di antaranya mendapat pengalaman dan keterampilan bekerja, dan mendapat pembimbingan serta pelatihan dari mentor.
"Mendapat uang saku atau gaji sebesar Upah Minimum Kota /Kabupaten. Menjadi bekal penting di awal kelulusan kuliah untuk menentukan karier ke depannya," ujarnya.
Teddy mengatakan, di Paragon terdapat lebih dari 175 pegawai Magang Nasional dari Kemenaker yang sudah bekerja selama 2 bulan.
"Menurut pimpinan perusahaan Paragon, para peserta magang sangat cepat beradaptasi, berinovasi kreatif sesuai perkembangan zaman dan sangat bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas dan permintaan pelanggan," tutur dia.
Dengan adanya program tersebut, Teddy berharap para fresh graduate dapat berlomba meraih pekerjaan awal serta perusahaan juga memperoleh manfaat dengan mendapat pegawai magang yang dibiayai oleh pemerintah.





