Nyawa Hampir Melayang! Melaney Ricardo Ungkap Masa Muda Penuh Kenakalan dan Pesta Tiap Hari

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita
Grid.ID - Pembawa acara berkebangsaan Indonesia, Melaney Ricardo, menceritakan pengalaman masa mudanya yang penuh kenakalan. Ia mengaku pernah berada di titik ekstrim hingga hampir kehilangan nyawa.

Pengalaman tersebut diungkapkan Melaney saat menjadi bintang tamu dalam podcast YouTube @Comic8Revolution. Podcast itu dipandu oleh Sarah Wijayanto dan membahas perjalanan hidup Melaney di masa lalu.

Dalam perbincangan tersebut, Melaney secara terbuka mengakui bahwa dirinya pernah mengalami kecanduan rokok. Kebiasaan buruk itu ia jalani sejak usia muda dan berlangsung cukup lama.

“Aku tuh dulu candu banget sama rokok. Makanya suara gua kan rusak karena gua ngerokok, party,” ungkapnya. Ia mengaku kebiasaan tersebut sangat memengaruhi kondisi tubuhnya hingga sekarang.

“Bisa dibilang sehari satu setengah atau satu bungkus mah ada. Menurut gua, gua sih addicted sama rokok karena ada masa sampai gua itu masukin rokok ke koper. Gimana caranya waktu pertama kali pacaran sama Tyson ke Australia nyelundupin beberapa rokok karena di Australi kan mahal,“ lanjutnya. Melaney menyadari bahwa kebiasaan itu sudah berada di luar batas wajar.

Ia juga menceritakan bagaimana gaya hidupnya saat itu diwarnai dengan pesta tanpa batas. Kebiasaan tersebut membuat kondisi fisiknya semakin memburuk.

“Dulu gue negrokoknya parah, terus gw hampir mau mati pada saat lagi party. There was time gue itu hampir passed away karena kenakalan gue waktu remaja,” ujarnya. Pengalaman tersebut menjadi salah satu titik paling berbahaya dalam hidupnya.

Wanita berusia 44 tahun ini menggambarkan bagaimana dirinya selalu melakukan segala sesuatu secara berlebihan. Ia mengaku tidak pernah mengenal kata cukup dalam menjalani hidup.

“Bablas, gue tuh selalu to the max apapun. Karir to the max, apapun to the max termasuk party. Jadi zaman-zaman gue kuliah tuh ya party lucu-lucuan lah. Tapi temen-temen gue balik, gue bablas enggak mau pulang dan pergi lagi ke tempat lain,” katanya.

Pada satu titik, Melaney mengaku mengalami kejadian yang sulit dijelaskan secara logika. Ia merasa seperti melihat rohnya keluar dari tubuhnya sendiri.

“Intinya pokoknya gue sampai pernah memasuki masa dimana gue melihat roh gue tuh keluar dari badan gue. enggak tau gue parno atau apa, pokoknya that was time kita pulang pagi dari satu klub and then we were again to another club,” ungkapnya.

 

Menurut pengakuannya, pengalaman tersebut terasa sangat nyata. Ia merasa seolah jiwanya benar-benar terpisah dari tubuhnya dan bahkan merasa bisa melihat dirinya sendiri dari luar.

“Terus gue balik sama pacar gue yang tak tau nama gue yaa biasa ala-ala Bonnie and Clyde gitu zaman dulu, terus kita lagi ngobrol-ngobrol dalam perspektif gue bener-bener kejadian seolah-olah my soul itu went out of my body,” katanya.

“Jadi gue tuh nongkrong bertiga sama cowok gue, sama sahabatnya dia dan gue bisa melihat bahwa badan gue tuh keluar dan ngelihat diri gue lagi nongkrong bertiga itu,” lanjutnya. Momen tersebut membuatnya panik dan ingin segera sadar.

“Sampai ada satu momen gue tuh minta supaya disadarkan, jadi gue bilang sama si cowok gue ini untuk pertama tampar supaya gue sadar. Habis itu gue bilang tonjok gue supaya sadar, jadi ada momen gue tuh kayak clash gitu,” tuturnya.

Setelah kejadian itu, kondisi Melaney terus memburuk karena tubuhnya lelah dan efek dari kebiasaan ekstremnya selama pesta. Keadaan semakin serius hingga malamnya ia harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Malemnya gue ke rumah sakit dalam kondisi mulut sudah berbusa-busa, dan gue gak bisa berdiri jadi pakai kursi roda,” ungkap Melaney. Ia kemudian meminta kekasihnya untuk menghubungi sang ibu.

“Gue minta cowok gue telpon nyokap, terus orang tua datang dan saat itu gue dikasih infusan yang bikin badan jadi anget, padahal tadinya dingin,” lanjutnya. Momen tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya.

Momen dirawat oleh orang tua dan diberi infus itu membuat Melaney mulai menyadari akibat dari gaya hidupnya yang ekstrem. Kejadian tersebut menjadi titik balik yang membuatnya menilai ulang kebiasaan dan keputusan hidupnya selama ini.

“Disitu gue ngeliat bokap kayak berkaca-kaca mungkin dia merasa gagal anaknya begini. Nah disitu gue terakhir kali party yang gila-gilaan,” tutupnya.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump : Venezuela Mempercepat Pembebasan Tahanan Politik
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Kronologi selebgram Lula Lahfah meninggal dunia, Reza Arap temani keluarga hingga pemakaman
• 4 jam lalubrilio.net
thumb
IHSG Dibuka Turun Tipis ke 8.974, Bursa Asia Mayoritas Hijau
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita Bengkel Dinamo di Tepi Jalan Yogya yang Bertahan Melawan Zaman
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Tim SAR Gabungan perluas pencarian korban longsor Cisarua ke Sektor B2
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.