Harga Daging Sapi di Jakarta Tembus Rp150 Ribu, Pemprov DKI Pasang Badan Lewat Pasar Murah

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Harga daging sapi eceran di Jakarta naik hingga Rp150 ribu/kg akibat tingginya harga sapi hidup di tingkat produsen.
  • Pemprov DKI Jakarta menjamin RPH beroperasi normal dan mengerahkan Dharma Jaya menyalurkan sapi murah kepada pasar.
  • Pemerintah memberikan subsidi daging Rp35 ribu/kg bagi 1 juta penerima dan mengadakan pasar murah untuk stabilisasi harga.

Suara.com - Harga komoditas daging sapi di sejumlah pasar eceran wilayah Jakarta terpantau mengalami lonjakan cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan harga tersebut bahkan telah menyentuh angka Rp150 ribu per kilogram, sehingga memicu kekhawatiran terkait daya beli masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, memberikan penjelasan terkait pemicu utama kenaikan harga tersebut melalui keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).

"Memang saat ini ada kenaikan harga daging sapi di pasar eceran sekitar 7 persen hingga 15 persen, dengan harga mencapai Rp150 ribu per kilogram. Hal ini dipicu oleh tingginya harga sapi hidup di tingkat produsen yang melampaui kesepakatan Bapanas," ujar Hasudungan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat dengan mengambil langkah nyata guna memproteksi stabilitas ekonomi warga Ibu Kota.

Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menjamin kelancaran operasional di setiap Rumah Potong Hewan (RPH).

"Kami memastikan RPH (Rumah Potong Hewan) tetap beroperasi normal tanpa tambahan biaya pemeriksaan," tegas Hasudungan.

Selain itu, Perumda Dharma Jaya juga dikerahkan untuk melakukan intervensi langsung ke pasar.

"Perumda Dharma Jaya telah menyalurkan sapi dengan harga lebih murah, yakni Rp54 ribu per kilogram berat hidup, untuk menekan harga pasar," lanjut Hasudungan.

Baca Juga: Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso

Skema pangan bersubsidi juga menjadi tumpuan utama bagi jutaan warga Jakarta yang terdaftar sebagai penerima bantuan agar tetap dapat mengonsumsi protein hewani.

"Kami menyediakan daging sapi seharga Rp35 ribu per kilogram, khusus untuk 1 juta masyarakat penerima subsidi," kata Hasudungan.

Upaya mitigasi harga juga diperluas melalui kolaborasi dengan BUMD dalam tajuk "Gerakan Pasar Murah" yang digelar di berbagai titik strategis.

"Melalui BUMD, warga bisa membeli daging mulai dari Rp109 ribu hingga Rp139 ribu per kilogram di berbagai titik Gerakan Pasar Murah," imbuh Hasudungan.

Pemerintah optimistis tren kenaikan harga ini akan segera melandai seiring adanya kesepakatan baru di tingkat pusat.

"Kabar baiknya, per 22 Januari kemarin, Pemerintah Pusat sudah menyepakati harga sapi hidup turun menjadi Rp55 ribu per kilogram. Kami optimistis dalam waktu dekat harga di pasar akan kembali stabil, terutama menjelang Idulfitri," pungkas Hasudungan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hari Keempat Operasi, Tim Sar Gabungan Fokuskan Pencarian Korban Longsor Bandung Barat di 3 Titik
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Board of Peace dan Ilusi Rekonstruksi Gaza
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Klasemen Terbaru Liga Italia Usai Inter Hancurkan Pisa 6-2 Disusul Milan Imbang dan Napoli Tumbang
• 20 jam lalumerahputih.com
thumb
DPR Resmi Tunjuk Adies Kadir Jadi Calon Hakim MK
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Whip Pink Viral Seusai Kasus Lula Lahfah, BNN Ungkap Bahaya N2O
• 40 menit lalugenpi.co
Berhasil disimpan.