Mahal! Harga Daging & Telur Ayam di Atas Harga Acuan Jelang Ramadan

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga daging ayam ras dan telur ayam ras masih berada di atas harga acuan penjualan (HAP) konsumen sampai dengan pekan keempat Januari 2026, atau kurang dari sebulan menjelang Ramadan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa harga rata-rata daging ayam ras secara nasional mulai mengalami penurunan sebesar 0,28% dibandingkan periode Desember 2025. 

“Daging ayam ras itu sudah mulai mengalami penurunan walaupun tipis secara rata-rata nasional, sehingga harga daging ayam ras per kilogram Rp40.168,” kata Amalia dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang disiarkan di YouTube Kemendagri, Selasa (27/1/2026).

Menilik paparannya, kenaikan indeks perkembangan harga (IPH) daging ayam ras tercatat di 131 kabupaten/kota pada pekan keempat Januari 2026. Angka ini lebih rendah dari 134 daerah pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata harga telur ayam ras pada periode yang sama tercatat berada di atas HAP konsumen sebesar Rp30.000 per kilogram, yakni Rp32.447. Namun, Amalia menyampaikan angka ini turun 0,40% dibandingkan Desember 2025.

Kenaikan IPH telur ayam ras terjadi di 136 kabupaten/kota, lebih sedikit dari 153 daerah pada pekan sebelumnya. Kendati demikian, dia mengingatkan sejumlah daerah yang mengalami kenaikan harga tinggi.

Baca Juga

  • Mentan Klaim Pasokan Telur Cukup untuk Kebutuhan MBG & Ramadan
  • Telur dan Ayam Mahal, BGN Ganti Menu dengan Ikan
  • BPS Catat Harga Telur Naik di 42,5% Wilayah Indonesia Januari 2026

“Terutama yang di atas HAP yang cukup tinggi adalah di Kabupaten Halmahera Timur dan Mahakam Ulu karena sudah kira-kira 50% di atas HAP,” ujar Amalia.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan telur ayam ras dalam kondisi aman menjelang Ramadan 2026, termasuk untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengeklaim pemerintah telah melakukan perhitungan kebutuhan telur secara menyeluruh, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun program MBG.

“Sudah kami hitung tadi [kebutuhan telur untuk MBG]. Malah harganya turun, Rp23.000 di bawah HPP [harga pokok produksi],” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Untuk komoditas unggas, harga ayam hidup berada di bawah harga pokok produksi (HPP), yakni di kisaran Rp22.000–Rp23.000 per kilogram, sementara HPP ditetapkan Rp25.000 per kilogram. Namun, Amran memperkirakan harga ayam akan bergerak naik secara wajar saat Ramadan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mensos Sebut Pemulihan Bencana Sumatera Butuh Anggaran Lebih dari Rp 2 Triliun
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Guru di Tangsel Dilaporkan ke Polisi Usai Tegur Siswanya
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Bos GOTO Masih Bungkam soal Merger dengan Grab, KPPU Sebut Belum Dihubungi
• 9 menit lalukatadata.co.id
thumb
Tabrakan KA Gajayana di Kebumen, Truk Luluh Lantah Tak Berbentuk
• 19 menit laludisway.id
thumb
Purbaya Rombak Bea Cukai! Pejabat di Sekeliling Dirjen Bakal Dirotasi!
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.