JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta bersiap membangun jalur Lintas Timur–Barat guna memperluas layanan transportasi massal di Jakarta.
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Weni Maulina, mengatakan pembangunan tahap awal akan dilakukan di wilayah Jakarta dengan rute Tomang–Medan Satria.
Proyek ini telah melalui tahap penjajakan pasar (market sounding) pada akhir 2025 dan ditargetkan mulai memasuki tahap tender pada 2026.
“Yang area pertama yang akan dibangun adalah kita sebut phase 1, stage 1, ini di dalam wilayah Jakarta, itu ruasnya dari Tomang sampai dengan Medan Satria,” ujar Weni dalam Forum Jurnalis di Transport Hub, Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Rute Tomang–Medan Satria membentang sepanjang 24,5 kilometer. Selain itu, jalur ini akan tersambung hingga depo Rorotan dengan tambahan lintasan sekitar 5,7 kilometer.
Baca juga: Progres MRT Fase 2A HI–Monas Capai 91,16 Persen, Target Operasi 2027
Weni menjelaskan, jalur MRT Lintas Timur–Barat akan dibangun dengan dua jenis konstruksi, yakni jalur melayang (layang) dan jalur bawah tanah.
Untuk jalur layang, lintasan akan melintasi:
Tomang–Grogol
Cempaka Baru
Sumur Batu
Pakulonan Barat
Pulo Gadung
Penggilingan
Cakung Barat
Pulo Gebang
Ujung Menteng
Medan Satria
Sementara itu, jalur bawah tanah akan melewati:
Roxy
Petojo
Cideng
Thamrin
Kebon Sirih
Kwitang
Senen
Galur
Baca juga: Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Kawasan TOD Strategis dan Paling Ramai, Ini Alasannya
Saat ini, MRT Jakarta masih berfokus pada proses persiapan, termasuk lelang pekerjaan awal yang masuk dalam paket CP100.
Paket tersebut mencakup sejumlah titik di sepanjang jalur tahap pertama dan telah mulai dilelang.
“Sudah dimulai juga lelangnya, dan ini akan terdiri dari beberapa titik di sepanjang jalur fase 1 ini, phase 1, stage 1 ini. CP100 merupakan paket pekerjaan persiapan, jadi ini sudah dilakukan lelang,” ujar Weni.
Pembangunan jalur MRT Lintas Timur–Barat diharapkan dapat melengkapi jalur MRT Utara–Selatan yang saat ini telah beroperasi.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan jalur baru ini berjalan seiring dengan penyelesaian MRT Fase 2A, sehingga layanan MRT di Jakarta semakin luas dan terintegrasi.
Baca juga: MRT Bakal Bangun Jembatan Cincin Donat di Sudirman, Groundbreaking Mei 2026
Adapun kawasan yang akan dilalui MRT Lintas Timur–Barat mencakup:
Tomang
Grogol
Roxy
Petojo
Cideng
Thamrin
Kebon Sirih
Kwitang
Senen
Galur
Cempaka Baru
Sumur Batu
Pakulonan Barat
Pulo Gadung
Penggilingan
Cakung Barat
Pulo Gebang
Ujung Menteng
Medan Satria
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang