Warga Keluhkan Jalan HM Joyo Martono Bekasi Tetap Rusak meski Sudah Diperbaiki

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Kondisi Jalan HM Joyo Martono di kawasan Bulak Kapal, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dikeluhkan pengguna jalan karena rusak parah dan dipenuhi lubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

Kerusakan jalan tersebut kerap memicu kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat hujan turun. Lubang-lubang yang menganga sering kali tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.

Pantauan Kompas.com di lokasi, Selasa (27/1/2026), sejumlah petugas dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air tampak melakukan perbaikan dengan metode tambal sulam menggunakan aspal hitam di beberapa titik jalan berlubang.

Baca juga: Hindari Jalan Berlubang, Pemotor Tewas Ditabrak Truk di Bekasi

Namun, warga menilai upaya tersebut hanya bersifat sementara. Curah hujan yang tinggi membuat lapisan aspal cepat rusak dan lubang kembali muncul hanya dalam hitungan hari setelah diperbaiki.

Salah seorang warga sekitar, Ersin (54), mengatakan kerusakan Jalan HM Joyo Martono sudah berulang kali terjadi meski baru saja dilakukan perbaikan.

“Jalan Joyo Martono ya seperti ini keadaannya. Sekarang ditambal, dua-tiga hari hujan lagi, ya hancur lagi,” kata Ersin saat ditemui Kompas.com di lokasi.

Menurut Ersin, lubang-lubang di jalan tersebut kerap menyebabkan pengendara terjatuh, terutama mereka yang melintas dengan kecepatan cukup tinggi dan belum mengetahui kondisi jalan.

“Sering ada yang jatuh di jalan yang baru ditambal. Kadang kecepatan motor kencang, orang enggak tahu kan ada lubang, akhirnya jatuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski rambu peringatan jalan rusak sudah dipasang, kecelakaan tetap sering terjadi, khususnya pada malam hari.

“Penerangannya ada, tapi namanya orang buru-buru. Enggak tahu ada lubang, langsung nyelonong aja. Yang sudah tahu lubang biasanya pelan, tapi yang enggak tahu ya langsung kena,” jelas Ersin.

Baca juga: Sampah Banjir di Pinggir Jalan Rawa Buaya Capai 187 Ton

Bahkan, kata dia, sejumlah pengendara mengalami luka cukup serius akibat terjatuh ke dalam lubang jalan.

“Ada yang sampai patah kakinya, motornya juga rusak. Besokannya ada lagi yang enggak bisa jalan karena masuk lubang,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat warga sekitar khawatir, terutama karena banyak pengendara perempuan yang melintas di jalur tersebut setiap hari.

“Kalau lihat orang jatuh, ya khawatir. Apalagi ibu-ibu, kan kadang enggak sadar ada lubang, langsung bablas,” katanya.

Ersin berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi jangka panjang, bukan sekadar perbaikan tambal sulam yang dinilai tidak efektif.

“Harusnya dicor dari ujung sana sampai sini. Kalau diaspal, kena hujan ya hancur lagi,” ujarnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menambahkan, kondisi jalan semakin berbahaya saat hujan deras. Lubang dengan lebar sekitar 20 hingga 30 sentimeter kerap tergenang air sehingga tidak terlihat oleh pengguna jalan.

Akibatnya, baik pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan saat melintasi ruas jalan tersebut untuk menghindari kecelakaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rapat Paripurna DPR Sahkan Adies Kadir Calon Hakim Mahkamah Konstitusi Usulan DPR
• 10 jam lalumerahputih.com
thumb
Konten Berita Dikomersialkan, KTP2JB Usulkan Revisi UU Hak Cipta
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Alasan Komisi III Ganti Inosentius dan Pilih Adies Kadir Jadi Hakim MK: Demi Kepentingan DPR
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Tito Karnavian Izinkan Warga Kelola Gelondongan Kayu yang Terseret Banjir di Aceh
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
Karyawan Leasing di Meulaboh Ditahan Usai Gelapkan 30 Unit Sepeda Motor Lewat Modus Manipulasi Data dan Perantara TNI
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.