MSF Tuai Kritikan karena Bagikan Data Pribadi Staf ke Israel

idntimes.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Organisasi bantuan medis Dokter Lintas Batas (MSF) menuai kritik setelah menyatakan telah membagikan data pribadi sejumlah stafnya, baik warga Palestina maupun asing, yang bekerja di Gaza dan wilayah Palestina lainnya yang diduduki kepada otoritas Israel. Banyak pihak khawatir informasi tersebut akan digunakan Israel menargetkan lebih banyak pekerja kemanusiaan.

Sebelumnya, pada 1 Januari, Israel mencabut izin operasional 37 organisasi bantuan, termasuk MSF, Dewan Pengungsi Norwegia (NRC), Komite Penyelamatan Internasional (IRC) dan Oxfam, dengan alasan gagal memenuhi persyaratan baru terkait pembagian informasi terperinci mengenai staf, pendanaan, dan operasi mereka. Langkah ini menuai kecaman internasional karena dinilai berisiko memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza yang sudah sangat memprihatinkan.

Israel juga menuduh MSF mempekerjakan orang-orang yang terkait dengan kelompok pertahanan Palestina, sesuatu yang dibantah keras oleh organisasi bantuan tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Catatan Dahlan Iskan: Hady Alan
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
KPK Periksa Sejumlah Konsultan Pajak Terkait Dugaan Korupsi di KPP Madya Jakut
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Menlu Sugiono: Indonesia Berpartisipasi dalam Iuran Sukarela Board of Peace
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri Imipas: GCI Jadi Instrumen Strategis Dorong Kontribusi Diaspora
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Temui Dirjen Minerba, Andre Rosiade Dorong Legalitas Tambang Rakyat di Sumbar
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.