jpnn.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyebut Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan ikut membayar iuran sukarela setelah bergabung ke Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian (DP) Gaza bentukan Presiden AS Donald Trump.
Namun, kata Sugiono, anggaran itu bukan iuran keanggotaan setelah Indonesia memutuskan bergabung DP Gaza.
BACA JUGA: Surati Prabowo, ProDem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden Langsung
Dia berkata demikian setelah menjawab pertanyaan awak media soal kabar Indonesia perlu membayar iuran setelah masuk DP Gaza.
"Presiden memutuskan untuk ikut partisipasi. Jadi begini, ini bukan membership fee," kata dia menjawab awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
BACA JUGA: Langkah Prabowo Bawa Indonesia Membebek ke Trump dengan Gabung Board of Peace Dikecam
Adapun, Indonesia menjadi satu di antara negara yang memutuskan bergabung ke DP Gaza bersama Mesir dan Arab Saudi.
Sugiono menuturkan niat pembentukan dewan untuk menyelesaikan permasalahan di Gaza, termasuk urusan rekonstruksi.
BACA JUGA: Strategi Keponakan Prabowo pada Pertumbuhan Ekonomi RI
Sugiono mengatakan iuran sukarela dari anggota DP Gaza ini nantinya disalurkan untuk membantu rekonstruksi di Palestina.
"Terus rekonstruksi ini siapa yang bayar? Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ," ujar dia.
Dia memastikan tidak ada iuran bersifat tetap dikeluarkan Indonesia setelah memutuskan masuk DP Gaza.
"Enggak, enggak, tidak ada. Itu semua negara yang diundang, itu entitle untuk menjadi member selama tiga tahun," kata Sugiono. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Lulus Uji Kelayakan, Keponakan Prabowo Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan

