Bos LPS Sindir Bank yang Belum Turunkan Suku Bunga

wartaekonomi.co.id
21 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menyoroti perbankan yang belum menurunkan suku bunga simpanan sejalan dengan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP). Kondisi tersebut dinilai menahan penurunan biaya dana (cost of fund) dan memperlambat transmisi penurunan suku bunga kredit ke sektor riil.

Ia menyampaikan, LPS mendorong penguatan intermediasi perbankan melalui penyesuaian suku bunga simpanan agar selaras dengan TBP. Namun, hingga akhir 2025, penurunan suku bunga simpanan dinilai belum sepenuhnya mengikuti arah kebijakan tersebut.

“Penurunan suku bunga simpanan belum searah dengan penurunan TBP,” ujar Anggito, dalam Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tahun 2026 yang digelar di Kementerian Keuangan, Senin (27/1/2026).

Baca Juga: LPS Tahan Bunga Penjaminan Simpanan Tetap 3,50%

Ia mengungkapkan, pada posisi Desember 2025, porsi simpanan perbankan yang berada di atas TBP masih mencapai lebih dari 30%. Kondisi tersebut membuat biaya dana perbankan tetap tinggi dan berdampak pada lambatnya penurunan suku bunga pinjaman.

Menurut Anggito, tingginya porsi simpanan di atas TBP menunjukkan masih adanya kehati-hatian perbankan dalam menyesuaikan struktur pendanaan. Namun, kondisi tersebut dinilai berpotensi menahan laju intermediasi di tengah kebutuhan pembiayaan ekonomi.

Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga 4,75% demi Jaga Rupiah

Untuk merespons situasi tersebut, LPS melakukan pendekatan moral suasion kepada perbankan agar menyesuaikan suku bunga simpanan sesuai dengan TBP. Penyesuaian tersebut diharapkan dapat mendorong penurunan suku bunga kredit secara lebih cepat.

“Oleh karena itu, LPS menghimbau perbankan melalui moral suasion untuk mengikuti TBP sehingga suku bunga pinjaman juga menurun, stabilitas pendanaan terjaga, dan mendukung fungsi intermediasi perbankan,” kata Anggito.

Ia menegaskan, penyesuaian suku bunga simpanan tidak hanya penting untuk menurunkan biaya kredit, tetapi juga untuk menjaga stabilitas pendanaan perbankan secara berkelanjutan. LPS memandang, transmisi kebijakan suku bunga yang lebih efektif akan memperkuat peran perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPR Tetapkan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua Gantikan Adies Kadir, Resmi Dilantik oleh Ketua MA
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Kisah Sukses Khaby Lame, Pengangguran yang Berubah Jadi Influencer Terkaya Dunia
• 5 jam lalueranasional.com
thumb
Wamendagri Bima Dorong Kepala Daerah Perkuat Ekosistem Industri Halal Nasional
• 23 menit lalukumparan.com
thumb
Cha Eun-woo Kena Cancel Culture, Dihapus dari Berbagai Iklan setelah Kontroversi Penggelapan Pajak
• 20 jam lalumerahputih.com
thumb
BRI Super League: Grafik Menurun Tajam, PSM Alami Tren Negatif Terpanjang Musim Ini
• 18 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.