Seorang remaja berinisial FS (17) masuk ke dalam sumur karena tak mau dibawa ke rumah sakit jiwa. Ia baru bisa diselamatkan 7 jam kemudian.
Peristiwa itu terjadi di Kampung Kuripan, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Ia diketahui mengalami gangguan jiwa sejak SMP.
Nenek korban Ponirah mengatakan, peristiwa terjadi pukul 09.30 WIB. Saat itu orang tua FS memanggil dokter puskesmas setempat untuk memeriksa sang anak.
"Tahu ada dokter datang, cucu saya lari meski sudah di pegang bapaknya tapi lepas dan tahu tahu sudah di dalam sumur," ujar Ponirah, Selasa (27/1)
Lurah Wonolopo, Rina Sugimurwani, menjelaskan, FS sudah beberapa hari menerangkan tidak minum obat. Sehingga ia hendak dibawa ke RSJ untuk kontrol dan mendapatkan obat.
"Bahwa korban sudah berapa hari tidak minum obat karena kehabisan obat. Kita bantu untuk bawa ke RSJ untuk kontrol," jelas dia.
Petugas kelurahan dan dokter puskesmas lalu mendatangi rumah FS. Namun, FS kabur dan akhirnya ditemukan dalam sumur sedalam 16 meter dengan diameter 80 sentimeter itu.
"Awalnya dievakuasi oleh warga tapi kesulitan akhirnya memanggil Petugas Pemadam Kebakaran," imbuh Rina.
Mendapat laporan dari warga, petugas pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi. Petugas sempat kesulitan karena FS terus memberontak, apalagi berat badannya mencapai 100 kilogram yang membuat petugas harus ekstra berhati-hati.
"Tadi berusaha membujuk korban untuk mau naik ke atas, dari pihak keluarga, Damkar sempat turun bahkan salah satu petugas Damkar sempat kena pukul," ungkap Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti.
Upaya keras dari petugas akhirnya membuahkan hasil. Setelah 7 jam korban akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Rencananya ia akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk menjalani pengobatan.
"Berbagai metode kita lakukan dan sudah menjelang malam, kita pilih cara yang ekstrem, korban kita kasih pelampung dan kita pasang tali kemudian kita isi air ke dalam sumur dengan mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran, sehingga korban bisa naik ke atas," kata Ade.





