jpnn.com, JAKARTA - Tindaklanjuti Arahan Kaesang, DPP PSI Segera Lakukan Restrukturisasi sampai Tingkat Desa
Ketua DPP PSI Dedek Prayudi alias Uki menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep terkait restruktur parpol berlambang gajah tersebut.
BACA JUGA: Nasrullah Menyambut Baik Kabar Rusdi Masse Gabung PSI
Menurut dia, restrukturisasi organisasi merupakan arahan dari Kongres PSI I di Solo, Jawa Tengah, medio 2025.
Restrukturisasi itu bertujuan memantapkan kepengurusan PSI mulai tingkat pusat hingga tingkat desa.
BACA JUGA: PSI: Ada Gerakan Sistematis untuk Memfitnah Jokowi
"Memantapkan kepengurusan bukan hanya di level provinsi, yaitu DPW, bukan hanya di level kabupaten kota, yaitu DPD, tapi juga sampai dengan kekecamatan, yaitu DPC, cabang, hingga bahkan sampai ke DPRT, yaitu di level kelurahan atau desa-desa," sebutnya kepada awak media, Selasa (27/1).
Ia mengakui kepengurusan PSI kurang lengkap setelah Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
BACA JUGA: Pengamat: Migrasi Kader Partai Mapan ke PSI Cerminkan Pengaruh Jokowi
Cabang PSI di sejumlah daerah kemudian dipimpin oleh pelaksana tugas (PLT).
Menurut Uki, DPP PSI akan langsung mengawasi restruktur di tingkat daerah agar proses tersebut berjalan dengan lancar.
Mengingat, suara masyarakat di tingkat daerah menjadi hal yang penting untuk DPP.
"Mereka lah yang paling memahami apa yang sedang terjadi di level mikro atau yang terjadi di masyarakat, yang terjadi di pelosok-pelosok. Mereka lah yang paling mengerti suasana kebatinan rakyat di ujung-ujung negeri," urainya.
Uki tidak menampik bahwa restruktur itu tak lepas dari kepentingan elektoral 2029.
Salah satu tujuan restruktur adalah kelengkapan administrasi menjelang elektoral 2029.
Akan tetapi, dia memastikan restruktur itu juga merupakan upaya PSI untuk menjaring suara masyarakat.
"Tapi yang paling penting sekarang bagi pengurus-pengurus kami di level yang paling mikro, itu adalah menjadi kepengurusan yang sangat terbuka. Sangat terbuka dari apa? Dari suara rakyat. Sangat terbuka dari unek-unek rakyat," urainya.
"Mereka itu harus paham betul bau keringet rakyat, kurang lebih seperti itu. Jadi apa yang menjadi warna dari kondisi rakyat inilah yang akan dibawa ke Rakernas untuk kami kemudian lebur menjadi strategi rencana kerja ke depan," sambung Uki. (dil/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif




