BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menyemai 3,2 ton natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) di langit sekitar Jakarta.
"Pada hari ke-12, kami melaksanakan empat kali sorti penerbangan sebagai upaya menekan curah hujan tinggi," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Selasa (27/1).
Menurut dia, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan dilakukan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.
Baca juga : Cegah Banjir, Langit Jakarta Kembali Disemai 800 Kilogram CaO
Pada sorti ini digunakan bahan semai berupa NaCl sebanyak 800 kilogram. Sementara, sorti kedua dilaksanakan pada hari yang sama dengan fokus penyemaian awan di wilayah overhead Jakarta Selatan. Proses penyemaian dilakukan pada ketinggian 6.000 kaki dengan target awan stratocumulus.
"Awan target memiliki base 3.000 kaki dan top 5.000 kaki, dengan arah angin dominan dari barat laut berkecepatan 12 knot," ujar Isnawa.
Pada sorti ini digunakan bahan semai CaO sebanyak 800 kilogram. "Sementara itu, sorti ketiga dilaksanakan pada siang hari dengan area semai di wilayah overhead Bekasi dan 800 kg CaO disemai," ujarnya.
Baca juga : BPBD DKI Lanjutkan OMC, Isnawa Adji Klaim Hari Ini Genangan Tersisa di 9 RT
Pada sore hari, sorti keempat kembali dilaksanakan dengan area penyemaian awan di wilayah overhead Kabupaten Bogor, penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000-7.000 kaki, dengan area semai pada radial 150-210 derajat dan menggunakan CaO sebanyak 800 kilogram.
Isnawa juga menyampaikan bahwa pelaksanaan OMC hari ke-12 merupakan langkah antisipatif untuk mengendalikan potensi curah hujan tinggi yang dapat berdampak pada wilayah DKI Jakarta.
"Seluruh pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman," ujar Isnawa. (Ant/P-3)




