Piala Dunia 2026: Mampukah Lamouchi Ulangi Sihir Regragui?

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews- Tunis, Tunisia

Tunisia menunjuk Sabri Lamouchi guna menduplikasi kesuksesan bersejarah Maroko di Piala Dunia.

Federasi Sepak Bola Tunisia resmi menunjuk Sabri Lamouchi sebagai nakhoda baru Carthage Eagles. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk mereplikasi "keajaiban" yang diciptakan Walid Regragui bersama Maroko pada Piala Dunia 2022 lalu.

Lamouchi, mantan pemain internasional Prancis keturunan Tunisia, memikul beban besar untuk membawa perubahan instan. 

Ia dikontrak selama dua setengah tahun setelah Tunisia mencatat hasil mengecewakan di Piala Afrika 2025, yang berujung pada pemecatan Sami Trabelsi.

Jejak Karier yang Identik

Ada paralelisme yang mencolok antara Lamouchi dan Regragui. Keduanya merupakan produk sepak bola Prancis tahun 1970-an yang memiliki DNA taktis Eropa namun memiliki ikatan emosional kuat dengan tanah leluhur di Afrika Utara.

Keduanya bahkan pernah melatih klub Qatar yang sama, Al-Duhail. Regragui memimpin klub tersebut pada tahun 2020 dan mempersembahkan gelar liga, sementara Lamouchi mengambil alih kursi kepelatihan beberapa bulan setelahnya. 

Kini, sejarah berulang; Lamouchi memimpin Tunisia hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, situasi yang persis dialami Regragui sebelum terbang ke Qatar dua tahun silam.

Misi Mendobrak Batas

Dunia masih mengingat bagaimana Regragui membawa Maroko menjadi tim Afrika dan Arab pertama yang menembus semifinal Piala Dunia. 

FIFA mencatat bahwa keberhasilan tersebut bukan sekadar soal taktik, melainkan kemampuan mengelola mentalitas ruang ganti dalam waktu singkat.

"Tantangan terbesar bagi Lamouchi adalah apakah ia mampu memanfaatkan pragmatisme dan kemampuan memotivasi skuad secara mental seperti yang dilakukan Regragui," tulis ulasan resmi FIFA terkait penunjukan ini.

Lamouchi memiliki modal pemain berbakat seperti Hannibal Mejbri dan Ellyes Skhiri untuk menerapkan skema transisi cepat.

Jika ia mampu menyalakan semangat juang yang sama dengan yang ditunjukkan skuad Atlas Lions di Qatar, Tunisia berpotensi menjadi "kuda hitam" yang disegani di Amerika Utara tahun depan.

Dengan pengalaman melatih di Rennes, Nottingham Forest, hingga Pantai Gading di Piala Dunia 2014, Lamouchi kini berdiri di ambang pembuktian: apakah skema sukses Maroko dapat diduplikasi oleh tangan dinginnya di Tunisia?

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komisaris ARCI Lepas Saham Perseroan, Raup Cuan Segini
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
CEO YouTube: 1 Juta Channel Bikin Video Pakai AI Setiap Hari
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkot Depok Terapkan WFH Tiap Hari Kamis, Ini Tujuannya
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Lima Oknum TNI AL Aniaya Guru SMK, Berawal dari Mancing di Pelabuhan
• 15 jam lalurealita.co
thumb
Polisi Dalami Kehadiran Reza Arap di TKP Kematian Lula Lahfah
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.