Jaksa Cecar Bos Pajak GoTo soal Saham Google: Saat BAP Gak Tahu, Sekarang Tahu

detik.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Head Of Tax GoTo Group, Ali Mardi, dihadirkan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Dalam persidangan itu jaksa mendalami Ali soal transaksi saham GoTo.

Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1/2026). Terdakwa dalam sidang ini adalah Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020; Sri Wahyuningsih selaku Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 2020-2021; serta Ibrahim Arief alias Ibam selaku tenaga konsultan.

Sebagai informasi, Google melalui Google Asia Pacific dan Google International LLC merupakan salah satu investor strategis yang menanamkan modal di PT GoTo.

Baca juga: Jaksa Tanya Petinggi GoTo Soal Uang Mengalir ke Perusahaan di Cayman Island

Jaksa mulanya bertanya soal transaksi penjualan saham Google International LLC pada tahun 2021 lalu. Diketahui saham itu dijual sebesar Rp 217 miliar.

"Bisa saudara jelaskan itu penjualan saham Google International LLC bulan Mei 2021 sebesar Rp 217 Miliar, benar?" tanya jaksa.

"Benar, Pak," jawab Ali.

Ali membenarkan perihal itu tercacat pada data pajak penjualan saham sebesar 5 persen, nilainya mencapai Rp 10,8 miliar

"Benar," kata Ali.

"Lalu bulan Mei, ada lagi Google LLC, Google Amerika itu Rp 1,4 triliun lagi dia jual sahamnya," lanjut jaksa dan dibenarkan Ali.

"Oke, itu potongan pajaknya 5 persen Rp 71 miliar sekian," sambung jaksa.




(ond/maa)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Luncurkan Logo Perayaan Imlek 2026: Harmoni Imlek Nusantara
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Korupsi Maidi Wali Kota Madiun, KPK Sita Mercy dan Pajero dari Rumah Ketua PBSI
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pejabat Tinggi Kementerian Kesehatan Iran: Dalam 48 Jam, Jumlah Korban Tewas Aksi Protes Bisa Lebih dari 30.000 Orang
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Jurist Tan Diisukan Pindah Warga Negara, Kejagung: Proses Pidana Tetap
• 35 menit laluidntimes.com
thumb
Meutya Hafid: Sebagian Besar Penipuan Online Berawal dari Nomor yang Identitasnya Tidak Jelas
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.