JAKARTA, KOMPAS. TV - Persaingan di Grup D AFC Futsal Asian Cup 2026 menarik perhatian besar, terutama dengan kehadiran legenda futsal dunia, Vahid Shamsaee, yang kini menjabat sebagai juru taktik Timnas Iran.
Kembalinya Shamsaee ke Jakarta membawa memori personal sekaligus ambisi besar untuk mempertahankan dominasi Iran.
Bagi Vahid Shamsaee, Jakarta bukan tempat yang asing. Ia memiliki sejarah panjang di ibu kota Indonesia ini saat masih aktif bermain.
Kini, ia datang dengan tanggung jawab berbeda untuk memimpin skuadnya meraih prestasi tertinggi.
”24 tahun lalu saya berada di Jakarta sebagai pemain. Tapi sekarang saya kembali ke sini bersama tim dengan peran berbeda, namun tujuannya tetap sama yakni untuk menang. Ini bukan grup yang mudah, tetapi kami optimis bisa melaju sejauh mungkin,” ujar Vahid, Selasa (27/1/2026) dalam sesi jumpa pers.
Baca Juga: AFC Futsal ASIAN Cup 2026: Tekad Pelatih Timnas Futsal Irak dan Republik Kirgistan Lolos Grup
Di sisi lain, Afghanistan menatap kompetisi ini sebagai panggung pembuktian.
Pelatih Majid Mortezaei mengungkapkan bahwa perkembangan futsal di negaranya sangat pesat, bahkan kini menjadi olahraga yang paling digemari oleh masyarakat Afghanistan.
”Ini menjadi kesempatan kedua bagi kami bermain di AFC Futsal Asian Cup. Sekarang futsal menjadi olahraga terbaik di negara kami," katanya.
"Kami berada di grup yang cukup kuat tentunya, tapi semua tim akan bermain untuk meraih kemenangan,” tambah Madjid.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- Iran
- Afghanistan
- Malaysia
- Arab Saudi
- AFC Futsal Asian Cup 2026
- vahid shamsaee

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F27%2F79ae33de0ee6527dd75514aa1979a6fd-Screenshot_2026_01_27_at_20.16.45.png)

