Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap sudah ada 34 titik kejadian bencana di Indonesia sejak awal tahun 2026. Titik bencana itu tersebar dari Sumatera hingga Maluku.
"(Ada) 34 titik kejadian bencana ya, yang terjadi sejak awal tahun yang lalu," kata Gus Ipul dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (27/1/2026).
"Hari ini aja ada 34 titik ya kejadian bencana. Ada 2 di Sumatera, 4 di Kalimantan, 17 di Jawa, kemudian 3 di Bali, dan Nusa Tenggara, ada 6 di Sulawesi, dan 2 titik di Maluku," tambahnya.
Gus Ipul menjelaskan tugas Kemensos adalah memberikan bantuan saat bencana terjadi. Bantuan yang diberikan berdasarkan logistik yang dimiliki Kemensos seperti dapur umum atau shelter.
"Total bantuan tentu kalau ada bencana tugasnya Kementerian Sosial di dua hal, satu logistik, dukungan logistik sesuai yang kami miliki, dan yang kedua adalah penyelenggaraan dapur umum atau shelter," tuturnya.
Kemensos juga bekerja sama dengan instansi lain seperti TNI, Polri, hingga BNPB untuk memberikan bantuan. Salah satunya dalam bantuan berupa tempat pengungsian.
"Jadi Kementerian Sosial menjadi bagian dari tim besar di bawah Badan Nasional Penanggulangan Bencana," ungkapnya.
Untuk yang terdampak, dari banjir saja terdapat 110.000 jiwa lebih. Luasan daerah yang terdampak sepanjang 2026 ada 14 provinsi.
"Banjir misalnya ada 110.000 lebih jiwa yang terdampak, banjir bandang ada 5.000 lebih jiwa yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor 380 jiwa yang terdampak, dan seterusnya dan seterusnya termasuk kebakaran, tanah longsor, tanah longsor dan angin puting beliung. Daerah yang terdampak pada Januari 2026 ada 14 provinsi, 31 kabupaten kota," tuturnya.
(ial/jbr)



