Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memberikan relaksasi pembayaran premi bagi 104 bank yang terdampak bencana Sumatera.
“Saat ini di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terdapat 104 bank,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa.
Anggito merinci, relaksasi itu berupa penundaan atau pembayaran secara cicilan tanpa denda. Dengan kebijakan ini, diharapkan bank tetap memiliki ruang likuiditas yang memadai untuk menjaga layanan dan mendukung pemulihan ekonomi daerah.
Di samping memberikan relaksasi pembayaran, LPS juga mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana alam di wilayah Sumatera dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno selaku Ketua Pengarah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana menyebutkan pemulihan pascabencana di Sumatera menunjukkan progres yang signifikan.
Menko PMK mencontohkan upaya konkret yang tengah dilakukan antara lain pembangunan infrastruktur pengendali risiko oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), termasuk pembangunan dam baru yang sebelumnya belum tersedia di wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Ratusan penyintas bencana masih menetap di SMAN 1 Tukka
Baca juga: Jembatan penghubung desa terisolasi di Gayo Lues rampung pekan ini
Baca juga: OJK pastikan sinergi terjaga, meski Deputi Gubernur BI berganti
Sementara itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Ketua Pelaksana Satgas menyampaikan perkembangan terbaru kondisi di daerah terdampak. Ia menjelaskan dampak bencana meliputi gangguan infrastruktur, layanan dasar, serta aktivitas sosial dan ekonomi di sejumlah wilayah.
Di Sumatera Barat, kata dia, dari 16 kabupaten/kota terdampak, lima daerah telah mendekati kondisi normal secara menyeluruh. Layanan rumah sakit daerah, sarana pendidikan, serta akses jalan nasional telah kembali berfungsi, dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih.
Di Sumatera Utara, lanjutnya, sebanyak 11 kabupaten/kota telah mendekati kondisi normal. Sementara di Aceh, terdapat delapan kabupaten/kota yang masih memerlukan perhatian khusus, sembilan kabupaten/kota mendekati normal, dan satu kabupaten/kota telah kembali normal.
Mendagri juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mempercepat rekonstruksi rumah dan infrastruktur terdampak, serta memastikan distribusi bantuan berjalan efektif.
Baca juga: LPS catat 15,3 juta masyarakat usia produktif belum miliki rekening
Baca juga: LPS: Progres program penjaminan polis sudah capai hingga 85 persen
Baca juga: LPS targetkan penurunan porsi nominal simpanan berbunga di atas TBP
“Saat ini di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terdapat 104 bank,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa.
Anggito merinci, relaksasi itu berupa penundaan atau pembayaran secara cicilan tanpa denda. Dengan kebijakan ini, diharapkan bank tetap memiliki ruang likuiditas yang memadai untuk menjaga layanan dan mendukung pemulihan ekonomi daerah.
Di samping memberikan relaksasi pembayaran, LPS juga mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana alam di wilayah Sumatera dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno selaku Ketua Pengarah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana menyebutkan pemulihan pascabencana di Sumatera menunjukkan progres yang signifikan.
Menko PMK mencontohkan upaya konkret yang tengah dilakukan antara lain pembangunan infrastruktur pengendali risiko oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), termasuk pembangunan dam baru yang sebelumnya belum tersedia di wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Ratusan penyintas bencana masih menetap di SMAN 1 Tukka
Baca juga: Jembatan penghubung desa terisolasi di Gayo Lues rampung pekan ini
Baca juga: OJK pastikan sinergi terjaga, meski Deputi Gubernur BI berganti
Sementara itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Ketua Pelaksana Satgas menyampaikan perkembangan terbaru kondisi di daerah terdampak. Ia menjelaskan dampak bencana meliputi gangguan infrastruktur, layanan dasar, serta aktivitas sosial dan ekonomi di sejumlah wilayah.
Di Sumatera Barat, kata dia, dari 16 kabupaten/kota terdampak, lima daerah telah mendekati kondisi normal secara menyeluruh. Layanan rumah sakit daerah, sarana pendidikan, serta akses jalan nasional telah kembali berfungsi, dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih.
Di Sumatera Utara, lanjutnya, sebanyak 11 kabupaten/kota telah mendekati kondisi normal. Sementara di Aceh, terdapat delapan kabupaten/kota yang masih memerlukan perhatian khusus, sembilan kabupaten/kota mendekati normal, dan satu kabupaten/kota telah kembali normal.
Mendagri juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mempercepat rekonstruksi rumah dan infrastruktur terdampak, serta memastikan distribusi bantuan berjalan efektif.
Baca juga: LPS catat 15,3 juta masyarakat usia produktif belum miliki rekening
Baca juga: LPS: Progres program penjaminan polis sudah capai hingga 85 persen
Baca juga: LPS targetkan penurunan porsi nominal simpanan berbunga di atas TBP



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486637/original/099632500_1769592758-pramono_dan_lemhannas.jpeg)

