KPMP Kawal Kasus Kredit Fiktif Pensiunan Pinrang hingga Tuntas, 30 Korban Dibayarkan

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, PINRANG — Pengawalan intensif Pengurus Pusat Kesatuan Pelajar Mahasiswa Pinrang (PP-KPMP) terhadap kasus kredit fiktif bank plat merah yang menjerat para pensiunan di Kabupaten Pinrang akhirnya membuahkan hasil.

Sebanyak 30 pensiunan korban telah menerima pengembalian dana secara penuh dengan total mencapai Rp2,5 miliar.

Diketahui, kasus ini mencuat setelah para pensiunan mengaku menjadi korban kredit fiktif yang dilakukan oleh oknum vendor pihak ketiga bank BUMN, di mana nilai kredit yang dicairkan jauh lebih besar dari dana yang diterima korban.

Merasa dirugikan, para pensiunan kemudian meminta pendampingan PP-KPMP untuk mencari keadilan. Tak main-main, KPMP mengadukan masalah ini langsung ke DPR RI, DPD RI, dan OJK Pusat.

Ketua KPMP Anmar menyampaikan apresiasi atas perhatian serius Komisi VI DPR RI yang mengatensi persoalan tersebut.

Menurutnya, langkah konkret mulai terlihat sejak dibentuknya tim khusus untuk melakukan audit dan verifikasi berkas korban.

“Kami mengapresiasi atensi Komisi VI DPR RI dan pihak bank. Saat ini sudah ada 30 korban yang dibayarkan dengan total Rp2,5 miliar,” ujar Anmar pada Selasa, 27 Januari 2026.

Sebelumnya, PP-KPMP telah membawa kasus ini ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI pada Senin, 10 November 2025 lalu.

RDP tersebut menghasilkan kesepakatan pembentukan tim khusus oleh pihak bank guna mengaudit dan memverifikasi seluruh berkas korban.

Atensi Komisi VI DPR RI terhadap kasus ini juga ditunjukkan melalui pertemuan langsung antara korban dan pihak bank yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, di Kota Makassar pada Kamis 13 November 2025.

Selain itu KPMP juga diundang dalam RDP bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026. RDP tersebut membahas perkembangan penanganan kasus kredit fiktif yang para pensiunan di Pinrang.

Anmar menuturkan, perhatian dan pengawalan dari DPR RI, DPD RI, serta koordinasi berkelanjutan dengan pihak bank menjadi kunci utama hingga kasus ini menemukan titik terang.

“Alhamdulillah, setelah berjuang berbulan-bulan, kabar gembira akhirnya datang untuk para korban. Senyum para pensiunan hari ini adalah bukti bahwa perjuangan tidak sia-sia. Kami ucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak,” tutup Anmar.

Keberhasilan pengawalan ini menjadi sikap sekaligus menegaskan peran KPMP sebagai organisasi kepemudaan daerah yang konsisten dan tegas berpihak pada kepentingan masyarakat Pinrang. (ams)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bau Semakin Menyengat, Aktivitas Truk RDF Rorotan Diblokade Warga
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Gempa M4,2 Guncang Cilacap, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Bawah Laut
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Lewat Film Balas Budi, Gisella Anastasia Angkat Fenomena Love Scamming
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Australia Terbuka 2026: Coco Gauff Tersingkir, Elina Svitolina Melaju ke Semifinal
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Waspada! Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengantisipasi Gempa
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.