HARIAN FAJAR, PINRANG — Perum Bulog Cabang Pinrang terus memacu realisasi pengadaan gabah di 2026.
Hal tersebut Untuk mendukung pencapaian target pengadaan sebesar 110.100 ton hingga Desember 2026, Bulog Pinrang menggelar Rapat Koordinasi bersama Mitra Pangan Pengadaan (MPP) di Kantor Bulog Cabang Pinrang, Rabu 27 Januari 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Bulog Cabang Pinrang, Faizal Jafar, dan dihadiri jajaran internal Bulog serta para mitra pengadaan.
Dalam rapat itu, Bulog menetapkan target pengadaan semester pertama sebesar 82.200 ton, yang menjadi fokus utama penguatan strategi di lapangan.
Faizal Jafar menegaskan bahwa target pengadaan di 2026 tergolong besar sehingga membutuhkan langkah yang terencana dan kolaboratif, terutama terkait ketersediaan sarana penyimpanan.
“Target 2026 ini sangat besar, sehingga perlu strategi yang matang, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan optimalisasi gudang penyimpanan agar penyerapan gabah dan beras dapat berjalan maksimal,” ujar Faizal.
Faizal menjelaskan, rapat koordinasi tersebut juga menyepakati pemanfaatan seluruh potensi gudang yang tersedia, baik melalui skema pinjam pakai maupun sewa. Gudang-gudang tersebut akan segera diajukan untuk disurvei kelayakannya.
“Kami menekankan pentingnya pemilahan dan pemetaan gudang, termasuk optimalisasi kapasitas melalui pengaturan tinggi tumpukan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Faizal meminta seluruh unit kerja untuk segera menindaklanjuti hasil rapat, terutama terkait pengajuan dan survei gudang. Selain itu, penguatan koordinasi dengan Mitra Pengadaan, Penyuluh Pertanian, dan Babinsa juga menjadi perhatian utama guna memastikan proses pengadaan berjalan lancar.
“Koordinasi lintas pihak sangat penting agar target pengadaan gabah 2026 dapat tercapai secara optimal,” tegasnya. (ams)




