Pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi terkait penyelidikan penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah. Namun, ayah mendiang Lula Lahfah, M Feroz, mengaku tak tahu menahu soal adanya penyelidikan yang berjalan di Polres Jakarta Selatan.
Feroz mengaku tak tahu ada pemeriksaan terhadap sejumlah rekan-rekan mendiang putrinya. Termasuk soal pemanggilan terhadap kekasih Lula Lahfah, Reza Arap.
"Nggak, saya nggak tahu sama sekali. Benar saya nggak tahu. Belum dengar kabarnya kalau itu. Ibu juga (nggak tahu), nggak tahu deh," tutur Feroz di kediamannya yang terletak di kawasan Buaran, Jakarta Timur.
Tak hanya itu, Feroz juga tak tahu soal kabar Reza Arap ada di TKP meninggalnya Lula Lahfah. Menurutnya, yang ada di unit apartemen saat jenazah Lula ditemukan hanya ART dan petugas keamanan saja.
"Cuma pembantu sama manajemen apartemen aja yang buka pintu. Asisten dia juga ada pas di situ dengar teriakan pembantu itu. Jadi kaget semua lah," tutur Feroz.
Hingga saat ini, keluarga Lula juga belum mendapat informasi terbaru mengenai penyebab lain dari meninggalnya sang buah hati. Feroz meyakini bahwa Lula meninggal dunia lantaran penyakit yang dideritanya.
"Belum, cuma yang pertama aja itu (soal sakit)," tandasnya.
Lula ditemukan meninggal dunia di kamar sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1) malam. Awalnya, asisten rumah tangga (ART) curiga Lula tidak merespons dari pagi hingga petang.
ART lalu melapor ke petugas keamanan apartemen dan membuka pintu kamar yang terkunci. Pintu kamar dibuka paksa oleh teknisi apartemen sekitar pukul 17.50 WIB, dan Lula ditemukan sudah tidak bernyawa.
Berdasarkan pendalaman sementara, polisi menemukan riwayat penyakit yang cukup serius pada diri Lula Lahfah. Tidak ada tanda kekerasan dan polisi terus menyelidiki seputar kematian Lula.
Jenazah Lula telah dimakamkan pada Sabtu (24/1) di TPU Rawa Terate.
Polisi sudah meminta keterangan dari Reza Arap terkait meninggalnya Lula Lahfah. Hal ini disampaikan oleh Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Dwi Manggala Yudha.
Dwi mengatakan bahwa Arap diperiksa selama lebih dari 4 jam di Polres Metro Jakarta Selatan.
"Diperiksa tadi malam pukul 23.00 sampai 03.45," kata Dwi dihubungi kumparan melalui pesan singkat, Selasa (27/1).
Dwi mengatakan Arap ditanya 30 pertanyaan terkait meninggalnya Lula. Namun, ia belum menjelaskan lebih lanjut terkait detail pemeriksaan terhadap Arap.



