Kemenhaj Beberkan Langkah-Langkah Bangun Ekosistem Ekonomi Haji

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kemenhaj beberkan beberapa langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi haji di Tanah Suci.

Kemenhaj Beberkan Langkah-Langkah Bangun Ekosistem Ekonomi Haji (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) Jaenal Effendi menuturkan beberapa langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi haji di Tanah Suci.

Adapun langkah-langkah ini dilakukan antara lain dengan penyediaan makanan siap saji (Ready to Eat) dan bumbu pasta khas Indonesia untuk jamaah haji.

Baca Juga:
Restrukturisasi Kredit Korban Bencana Sumatera Capai Rp12,58 Triliun

Lalu pemanfaatan area komersial di Saudi untuk mendukung kebutuhan jamaah sekaligus mempromosikan produk nasional. Kemudian pemenuhan pengiriman beras dan komoditas lain ke Saudi. Jaenal menegaskan bahwa pemanfaatan beras produksi dalam negeri kini menjadi prioritas utama guna memperkuat ekosistem ekonomi haji nasional

Di samping itu, Kemenhaj juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan guna mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah tahun 1447 H/2026 M. 

Baca Juga:
BMKG Prediksi Hujan Lebat Terjadi hingga Februari dan Kemarau di Mei 2026

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf juga menegaskan beberapa strategi utama dalam penyelenggaraan ibadah haji, yaitu terkait pengetatan perizinan dan pengawasan PPIU-PIHK guna mencegah penipuan, perbaikan sarana pelatihan dan revitalisasi Asrama Haji demi menjaga citra layanan, serta penguatan peran Humas lintas direktorat.

"Kita akan terapkan kebijakan monitoring ketat melalui evaluasi kinerja pejabat setiap enam bulan sekali guna menjamin birokrasi yang lincah dan bertanggung jawab. Faktor keselamatan jamaah juga menjadi prioritas tertinggi di atas segalanya," kata Menhaj dikutip dalam keterangan tertulis Rabu (28/1/2025).

Baca Juga:
Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.494 Triliun pada November 2025

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo menuturkan, saat ini, input petugas haji di aplikasi Nusuk sudah mencapai hampir 100 persen (±99 persen).

Puji juga melaporkan bahwa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M sedang berjalan secara paralel dengan fokus pada pendalaman tugas dan fungsi di Daerah Kerja (Daker). 

Baca Juga:
LPS Sebut 15,3 Juta Warga Usia Produktif Belum Punya Rekening

Tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah juga tidak hanya fokus pada pelayanan ibadah, tetapi juga pada optimalisasi ekosistem ekonomi haji dan umrah. 

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Kemenhaj Matangkan Persiapan Penyelenggaraan Haji 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Timnas Indonesia Era John Herdman Dimulai, Pemain Super League dalam Pantauan Ketat
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Dosen ITB Analisis Penyebab Longsor Cisarua-Langkah Pengembalian Fungsi Hutan
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Kapolres Depok Datang ke Rumah Suderajat Tukang Es Gabus, Beri Hadiah Motor
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mengapa Pemerintah Perlu Menyempurnakan Cuti Bersama Lebaran 2026?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Menag Bicara Ditjen Pesantren: Butuh Rp 12 T Buat Pendidikan-Ekonomi Umat
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.