GenPI.co -Gelandang PSBS Biak Claudio Lucas Morais alias Luquinhas mengaku mendapatkan serangan rasis, seusai protes gol Persib Bandung.
Laga Persib Bandung melawan PSBS Biak yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (25/1), berakhir dengan skor 1-0.
Satu-satunya gol tim asuhan Bojan Hodak itu, dicetak Rosebergne da Silva pada menit 87. Lucas yang melihat tayangan Video Asistant Referee (VAR), melayangkan protes.
Pemain sayap kiri asal Brasil itu pun meminta maaf dan mengakui kesalahannya, seusai protes.
“Kita semua manusia dan bisa salah. Saya salah dan mengakuinya. Saya terbawa emosi pertandingan dan hanya melihat tayangan TV,” katanya melalui Story Instaggram, dikutip Rabu (28/1).
Lucas menyampaikan maaf, jika protes yang disampaikannya itu membuat ada yang merasa tersinggung.
Pemain berusia 28 tahun itu pun mengaku adanya serangan rasis terhadap dirinya, sekaligus ancaman yang diterima anaknya.
“Tetapi, rasis terhadap saya dan ancaman terhadap anak saya? Itu dosa. Itu bukan datang dari Tuhan,” tuturnya.
Lucas mengatakan siapa pun yang menyebarkan kebencian, perlu memeriksa hatinya sendiri. Dia mengaku sudah tenang, karena telah meminta maaf.
“Saya tenang, karena mengakui kesalahan saya. Tetapi, saya tidak pernah menyerang siapa pun, karena warna kulitnya,” ucapnya. (*)
Video populer saat ini:



